PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DAN GROUP INVESTIGATION (GI)

Fibri Rakhmawati, Wisnu Syahputra

Abstract


Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaraan kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan Group Investigation (GI). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI MIA MAN 1 Medan tahun ajaran 2018-2019 yang berjumlah 372 siswa. Sampel yang digunakan oleh peneliti adalah kelas XI MIA 6 dan XI MIA 7 yang masing-masing berjumlah 45 siswa untuk dijadikan kelas eksperimen yang ditentukan dengan cara Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA) dan kemudian dilanjutkan dengan Uji Tuckey. Hasil temuan ini menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan GI Materi Pokok Integral Kelas XI MIA MAN 1 Medan; (2) Terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan GI Materi Pokok Integral Kelas XI MIA MAN 1 Medan; (3) Tidak terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan GI Materi Pokok Integral Kelas XI MIA MAN 1 Medan; (4) Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran yang digunakan terhadap kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Simpulan penelitian ini menjelaskan bahwa kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa lebih baik diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS daripada dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI.

 

Kata Kunci:

Kemampuan penalaran matematis , komunikasi matematis, Think Pair Share (TPS), Group Investigation (GI)

 

Abstract:

This study aims to determine the differences in reasoning abilities and mathematical communication skills of students who are taught with the Think Pair Share (TPS) and Group Investigation (GI). This research is a quantitative research, with the type of quasi-experimental research. The population was all students of class XI MIA MAN 1 Medan for the 2018-2019 academic year, totaling 372 students. The sample used by the researcher was class XI MIA 6 and XI MIA 7, each of which totaled 45 students to be used as an experimental class which was determined by means of cluster random sampling. The data was collected using instruments of students' reasoning abilities and mathematical communication skills. Data analysis was performed with analysis of variance (ANOVA) and then continued with the Tuckey Test. The results of these findings indicate: (1) There are differences in reasoning abilities and mathematical communication skills of students taught by cooperative learning models TPS and GI type Integral Subject Class XI MIA MAN 1 Medan; (2) There are differences in students' mathematical reasoning abilities taught by the cooperative learning model type TPS and GI Integral Subject Class XI MIA MAN 1 Medan; (3) There is no difference in the mathematical communication skills of students who are taught with the cooperative learning model type TPS and GI Integral Subject Class XI MIA MAN 1 Medan; (4) There is no significant interaction between the learning model used on students' reasoning abilities and mathematical communication skills. The conclusion of this study explains that students' mathematical reasoning and communication skills are better taught with the TPS-type cooperative learning model than with the GI-type cooperative learning model.

 

Keywords:

Mathematical reasoning skills, mathematical communication, Think Pair Share (TPS), Group Investigation (GI)

 


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Handayani, Ayu. (2014). Analisis kemampuan komunikasi matematis siswa melalui pendekatan pendidikan matematika realistik (pmr) bagi siswa kelas VII MTsN Lubuk Pakam Buaya Padang tahun pelajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 1-6.

Hasratuddin. (2015). Mengapa harus belajar matematika?. Medan: Perdana Publishing.

Hendriana, H., Rohaeti, E.E., & Sumarmo, U. (2017). Hard skills dan soft skills matematik siswa. Bandung: Refika Aditama.

Istarani. (2012). 58 model pembelajaran inovatif. Medan: Media Pesada.

Kurniasih, Imas & Sani, Berlin. (2015). Ragam pengembangan model pembelajaran untuk peningkatan profesionalitas guru. Yogyakarta: Kata Pena.

NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: National Concil of Teacher of Mathematics.

Ramdani, Yani. (2012). Pengembangan instrumen dan bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, penalaran, dan koneksi matematika dalam konsep integral. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1), 44-52.

Rasyidin, A. & Nur, W. (2011). Teori belajar dan pembelajaran. Medan: Perdana Publishing.

Rusman. (2010). Model-model pembelajaran. Depok: Rajagrafindo Persada.

Sugianto, S., Armanto, D., & Harahap, M. B. (2014). Perbedaan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan STAD ditinjau dari kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa. Jurnal Didaktik Matematika, 1(1), 96-128.

Trianto. (2014). Mendesaian model pembelajaran inovatic, progresif dan kontekstual. Surabaya: Prenadamedia Group.

Wahyuningtyas, Erina Sri. (2016). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui pemahaman konsep matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share di kelas VIII SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 24-31.




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/axiom.v9i2.8021

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


p-ISSN: 2087-8249 | e-ISSN: 2580-0450

 Indexed by:

                      

 

 

 

 

 Creative Commons License

AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.