PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER DAN TEAMS GAMES TOURNAMENT

Fielia Aulina, Eka Khairani Hasibuan

Abstract


Abstrak:

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model Numbered Head Together dan Teams Games Tournament. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah kelas X-A dan X-B dengan kelas heterogen. Hasil temuan ini menunjukkan: 1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dan Teams Games Tournament, dengan Qhit=3,167 > Qtabel=2,871; 2) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dan Teams Games Tournament, dengan Qhit=8,189 > Qtabel=2,871; 3) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dan Teams Games Tournament pada materi sistem persamaan linear tiga variabel, dengan Fhitung=32,42 > Ftabel=4,12. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa lebih sesuai diajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together daripada Teams Games Tournament.

 

Kata Kunci:

Kemampuan Pemecahan Masalah, Komunikasi Matematis, Model Pembelajaran Numbered Head Together, Teams Games Tournament

 

Abstract:

The purpose of this study was to see the differences in problem solving and mathematical communication skills of students taught using the Numbered Head Together  and Teams Games Tournament  models. This research is a quantitative research by conducting experiments. The sample of this research is class X-A and X-B with heterogeneous classes. These findings indicate: 1) There are differences in students' mathematical problem solving abilities taught using the NHT and TGT learning models, with Qhit=3,167 > Qtabel=2,871; 2) There are differences in students' mathematical communication skills taught using the NHT and TGT learning models, with Qhit=8,189 > Qtabel=2,871; 3) There are differences in students' problem solving and mathematical communication skills taught using the NHT and TGT learning models on the material of the three-variable linear equation system, with Fhitung=32,42 > Ftabel=4,12. The conclusion of this study explains that the problem solving ability and mathematical communication of students are more suitable to be taught using the NHT learning model than the TGT model

 

Keywords:

Problem Solving Skills, Mathematical Communication, Numbered Head Together, Teams Games Tournament Learning


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Arsitarasmi, R.D., Sadiman, S., & Hadiyah, H. (2018). Implementation of numbered heads together (NHT) model based on audio visual media to improve concepts comprehension of cooperative. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 1(1), 719-723.

Depdiknas. (2003). Undang-undang RI nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. (2006). Permendiknas nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi. Jakarta: Depdiknas.

Hodiyanto. (2017). Kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika. Jurnal. Pontianak: IKIP PGRI, 7(1), 9-18. http://dx.doi.org/10.12928/admathedu.v7i1.7397

Ismawati, D. Y. (2014). Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Menggunakan Pendekatan Diskursif Metode Two Stay Two Stray Dengan Pembelajaran Konvensional (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Kadir. (2008). Kemampuan Komunikasi Matematik dan Keterampilan Sosial Siswa Dalam Pembelajaran Matematika. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika pp. 339-350. UNY: Yogyakarta.

Mulyana, Mutia Agisni. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika. Skripsi UPI Bandung.

Mulyono, Abdurrahman. (2018). Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. United States of America: The National Council of Teachers of Mathematics.

Polya, George. (1973). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). New Jersey: Princeton University Press.

Prayitno, S., Suwarsono, & Siswono, T. Y. (2013). Identifikasi Indikator Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berjenjang pada Tiap-Tiap Jenjangnya. Konferensi Nasional Pendidikan Matematika V. Universitas Negeri Malang Tanggal 27-30 Juni 2013.

Qohar, A. (2011). Pengembangan instrumen komunikasi matematis untuk siswa SMP. Lomba dan Seminar Matematika XIX. UNY: Yogyakarta.

Rezeki, Dinda Putri. (2012). Analisis Perbedaan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Pemecahan Masalah Matematika Antara Siswa Yang di Beri Pembelajaran Open-Ended dengan Pembelajaran Konvensional. Tesis. Medan: Program Pasca Sarjana Unimed.

Risnaldi, F., Usman, B., & Diana. (2016). Numbered heads together technique on improving students’ reading comprehension. Journal of Research in English and Education, 1(2)

Shoimin, Aris. 2016. 68 Model pembelajaran inovatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Slavin, Robert E. 2005. Cooperating learning. Bandung: Nusa Media.

Soleh, Maulana Ibnu. 2017. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) pada pembelajaran PIPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sumber daya alam dan kegiatan ekonomi. Jurnal Pena Ilmiah, 2(1), 2101-2110.

Sulfiani, Ridha. 2016. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA 1 SMA negeri 3 Watampone (studi pada materi pokok struktur atom, sistem periodik unsur dan bentuk molekul). Jurnal Chemica, 17(1), 1-13.




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/axiom.v9i2.7966

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


p-ISSN: 2087-8249 | e-ISSN: 2580-0450

 Indexed by:

                      

 

 

 

 

 Creative Commons License

AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.