PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DI MAN 3 LANGKAT

Nanda Aulia, Nurmawati Nurmawati, Ella Andhany

Abstract


Abstrak:

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan modul berbasis Problem Based Learning pada materi aturan pencacahan yang layak, valid, dan juga efektif digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) atau penelitian pengembangan yang terdiri dari 3 tahap yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perencanaan), dan tahap develop (pengembangan). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA MAN 3 Langkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi modul adalah 4,33 berada pada kategori layak tanpa revisi dengan skor ≥ 2,5. Angket respon guru yang merupakan komponen kelayakan menunjukkan hasil yang sangat positif dengan nilai 94% atau berada di antara interval 85% ≤ RS ≤ 100%. Angket respon peserta didik yang merupakan komponen efektivitas dengan nilai 85% atau berada pada interval 85% ≤ RS ≤ 100% dengan kategori sangat positif. Tes kemampuan komunikasi matematis menunjukkan skor peningkatan 0,42 dengan kategori sedang. Disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif.

 

Kata Kunci:

Modul, Problem Based Learning, Komunikasi Matematis

 

Abstract:

This research was conducted to develop a module based on Problem Based Learning on enumeration rules material that is feasible, valid, and also effective to measure students' mathematical communication skills. The type of research used is Research and Development (R & D) research or development research which consists of 3 stages, namely the define stage, the design stage (planning), and the develop stage. The subjects of this study were students of class XI IPA MAN 3 Langkat. The results showed that the result of module validation was 4.33 in the feasible category without revision with a score of ≥ 2.5. The teacher response questionnaire which is a component of eligibility shows very positive results because it is in the 94% interval between the 85% ≤ RS ≤ 100% interval. Student response questionnaire which is a component of effectiveness with a value of 85% in the interval 85% ≤ RS ≤ 100% with a very positive category. Mathematical communication skills test showed an increase score of 0.42 in the moderate category. It is concluded that the developed modules meet the criteria of being effective.

 

Keywords:

Module, Problem Based Learning, Mathematical Communication


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Al Rasyidin & Nasution, W. N. (2016). Teori belajar dan pembelajaran. Medan: Perdana Publishing.

Amin, Rifqi. (2015). Pendidikan agama islam. Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.

Arikunto, Suharsimi. (2011). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arsyad, Nurdin. (2016). Model pembelajaran menumbuhkembangkan kemampuan metakonitif. Makassar: Pustaka Refleksi.

Lestari, K. E. & Yudhanegara, M. R. (2017). Penelitian pendidikan matematika. Bandung: PT Refika Aditama.

Nafiah, Yunin Nurun. (2014). Penerapan model problem-based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Vokasi, 4(1), 125-143.

Negara, H. S. (2015). Mengembangkan kemampuan pemahaman, koneksi, dan komunikasi matematis siswa sekolah dasar (SD) melalui reciprocal teaching. Jurnal Terampil, 2(1), 138-149.

Nuralam & Yani, M. (2019). Tipikal gender dalam mengkomunikasikan penyelesaian masalah matematika sekolah menengah pertama. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 7(2), 100-113.

Ramdani, Yani. (2012). Pengembangan instrumen dan bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, penalaran, dan koneksi matematis dalam konsep integral. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1), 44-52.

Rosiana, Farida (2019). Pengembangan modul berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Tesis, tidak dipublikasikan. Universitas Lampung.

Santri, Fatrima. (2018). Pengembangan modul pembelajaran elementer. Bengkulu: Zigie Utama.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, Ahmad. (2013). Teori belajar & pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Prenada Media Group.

Wati, Asrena, dkk. (2018). Pengembangan modul berbasis problem based learning (PBL) pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPLDV). Seminar Pendidikan Matematika dan Sains, 177-181.

Wisudawati, A. W. & Sulistyowati, E. (2015). Metodologi pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/axiom.v9i2.7822

Refbacks



p-ISSN: 2087-8249 | e-ISSN: 2580-0450

 Indexed by:

                      

 

 

 

 

 Creative Commons License

AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.