PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNINGPADA SISWA KELAS X MAN 1 KAMPAR

Sri Ulfa Insani

Abstract


Abstrak:

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model discovery learning pada siswa kelas X MIA 1 MAN 1 Kampar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan 6 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 1 yang berjumlah 34 orang siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes dan non tes (observasi dan dokumentasi). Instrumen yang digunakan adalah soal kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif terhadap observasi proses pembelajaran dan kuantitatif terhadap hasil tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap pembelajaran matematika. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan pada akhir siklus I dan II. Pada siklus I terdapat 20 orang yang tuntas dengan rata-rata 78.4 dan pada siklus II terdapat 27 siswa yang tuntas dengan rata-rata 83.1. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan menerapkan model discovery learning pada siswa kelas X MIA 1 MAN 1 Kampar pada tahun ajaran 2018/2019.

 

Kata Kunci:

Discovery Learning, Kemampuan Berpikir Kritis

 

Abstract:

The aim of this researchis to improve student’s critical thinking skills in learning mathematics by using discovery learning models in class X MIA 1 MAN 1 Kampar. This study was classroom action research conducted in two cycles with 6 meetings. Thesubjects were students of class X MIA 1 with 34 students. The data collection techniques used test and non-test(observation and documentation). The research instruments were questions of critical thinking skills and observation sheets. The data analysis techniques useddata qualitative analysisbased on the observation of learning process and data quantitative analysis based on the results of critical thinking skills test. The results showed that there was an increase in student’s critical thinking skills in mathematics. The results were obtained based on the results of tests of critical thinking skills given at the end of cycles I and II. In the first cycle there were 20 people who completed with an average of 77.8 and in the second cycle there were 27 students who completed an average of 83.1. Based on the results of the study, it was concluded that student’s critical thinking skills improved by applying discovery learning models in class X MIA 1 MAN 1 Kampar in 2018/2019 school year.

 

Keywords:

Discovery Learning, Critical Thinking Skills


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Arikunto, S. (2006). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Elaine B. J. (2010). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar mengajar mengasyikkan dan bermakna: terj, Ibnu Setiawan. Bandung: Kaifa.

Fitriawati, N. (2010). Penerapan model Pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VIII di MTsN Selorejo Blitar. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Gagne, R.M. (1984). Kondisi belajar dan teori pembelajaran. Jakarta : Gramedia

Insani, S.U. (2018). Upaya meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap pembelajaran matematika melalui model discovery learning dengan pendekatan saintifik pada siswa kelas X MIA 2 MAN Yogyakarta 1. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2 (5), 1161-1171.

Kurniasih, I.& Sani, B. (2014). Implementasi kurikulum 2013 konsep & penerapan. Surabaya: Kata Pena.

Moore, Kenneth D. (2009). Effective instructional strategies. California: Sage Publications.

Permendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sani, R.A. (2014). Pembelajaran saintifik untuk kurikulum 2013.Jakarta: Bumi Aksara.

Santrock, John W. (2011). Psikologi pendidikan (2nd ed.). Jakarta: Kencana

Sagala, S. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Slameto. (1996). Teknik Evaluasi Pendidikan. Jakarta: P.T Raja Grafindo Persada.

Sugiyono, A. (2004). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Grasindo Persada.

Suryosubroto. (2009).Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Wijaya, C. (2010). Pendidikan Remidial. Bandung: Remaja Rosdakarya.




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/axiom.v9i1.7255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Sri Ulfa Insani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

p-ISSN: 2087-8249 | e-ISSN: 2580-0450

 Indexed by:

          

 

 

 

 

 Creative Commons License

AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.