Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Problem Solving

David Ari Setyawan

Abstract


Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikannya layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving.

Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan mengambil populasi kelas VIII A dan VIII B MTs NU Mranggen yang berjumlah 63 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 10 untuk kelompok eksperimen serta 10 siswa untuk kelompok kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan angket motivasi belajar. Validitas instrumen dihitung dengan taraf signifikansi 5% (rtabel=0,388). Reliabilitas dihitung menggunakan rumus alpha cronbach menunjukkan hasil 0,774.

Hasil Penelitian: Konseling sufistik-narrative therapy dapat membantu para santri dalam mendekonstruksi cerita-cerita dominan mereka yang pesimistik menjadi terciptanya narasi baru yang lebih optimistik, sufistik, dan moderat dalam berdakwah. Melalui kegiatan pendampingan literasi, para santri didorong memiliki kemampuan dalam memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan teks-teks kitab Kiai As’ad dalam menjawab problematika kehidupan nyata mereka. Para santri mampu menggali kisah-kisah wali songo dan kiai-kiai tempo dulu yang memiliki kepribadian sufistik yang santun dan ramah. Kemudian diimplementasikan dengan pendekatan dakwah yang mudah dipahami dan tindakan nyata (social model), akrab penuh kekeluargaan (silaturrahim), terbuka dan terdapat ikatan yang menguatkan (organisasi dan ritual), serta pengkaderan yang berkembang dan berkesinambungan.

Kesimpulan: Hasil penelitian diperoleh dari hasil Uji-t didapakan hasil t hitung sebesar 38,100> ttabel 2,228, berdasarkan hasil yang diperoleh dari perhitungan uji-t maka dapat ditarik kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving di kelas VIII MTs NU Mranggen dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Implikasi: Adanya pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan konsentrasi siswa dalam belajar serta dapat mengembangkan potensi diri siswa termasuk untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.


Keywords


Motivasi Belajar; Problem Solving; Layanan Bimbingan Kelompok.

References


Amaliah, R. (2016). Hasil Belajar Biologi Materi Sistem Gerak dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange (RTE) pada Siswa Kelas XI SMAN 4 Bantimurung. Jurnal Dinamika, 8(1), 11–17.

Asfar, A. M. Irfan Taufan & Nur, S. (2018). Model Pembelajaran PPS (Problem Posing & Solving) (H. Wijayanti, ed.). Sukabumi: CV Jejak.

Awalya. (2015). Bimbingan dan Konseling (12th ed.; M. Tamrin, ed.). Semarang.

Badaruddin, A. (n.d.). Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Konseling Klasikal.

Christalisana, C. (2018). Pengaruh Pengalaman Dan Karakter Sumber Daya Manusia Konsultan Manajemen Konstruksi Terhadap Kualitas Pekerjaan Pada Proyek Di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Fondasi, 7(1), 87–98. https://doi.org/10.36055/jft.v7i1.3305

Desriana, B. (2019). Pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik. 2(3), 386–394.

Diklat, M., & Pengawas, K. (2007). PENGOLAHAN DAN ANALISIS Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Doddy, I., Masyithoh, S., & Setiawati, L. (2018). Analisis overreaction pada harga saham perusahaan manufaktur di bursa efek indonesia. Jurnal Manajemen, 9(1), 31. https://doi.org/10.29264/jmmn.v9i1.2473

Emda, A. (2018). Kedudukan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 5(2), 172. https://doi.org/10.22373/lj.v5i2.2838

Erlangga, E. (2017). Bimbingan Kelompok Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi Siswa. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 149–156. https://doi.org/10.15575/psy.v4i1.1332

Fadilah, S. N. (2019). Layanan Bimbingan Kelompok dalam Membentuk Sikap Jujur Melalui Pembiasaan. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(2), 167. https://doi.org/10.29240/jbk.v3i2.1057

Fijriani, F., & Amaliawati, R. (2017). Layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 24. https://doi.org/10.26539/116

Hadi, P., Nurul, A., Sihadi, D. W., Agus, W., Siti, N., & Sudarmaji. (2016). Group guidance services with self-regulation technique to improve student learning motivation in Junior High School (JHS). Educational Research and Reviews, 11(24), 2146–2154. https://doi.org/10.5897/err2016.2955

Handayani, K., Sulasmono, B. S., & Setyaningtyas, E. W. (2019). Implementasi Metode Pembelajaran Problem Solving dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Matematika Siswa SD. Jppm, 12(2), 254–270.

Haqien, D., Rahman, A. A., & Sejarah, P. (2020). Pemanfaatan Zoom Meeting Untuk Proses Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 5(1).

Hartinah, G. (2016). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Metode Problem Solving. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(2), 153–156. https://doi.org/10.24176/jkg.v2i2.701

Irwanto, Z. (2016). Pengaruh Teknik Problem Solving Dalam Meningkatkan. Est, 2(3), 204–225.

Juraida, J. (2015). Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Ketakwaan Siswa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Di MTs Negeri Mulawarman Banjarmasin. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia, 1(3), 35-62.

Kurino, Y. D. (2018). Problem Solving Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Operasi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Di Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1). https://doi.org/10.31949/jcp.v4i1.706

Kusuma, Z. L. (2015). Pengaruh Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Akuntansi Siswa Kelas Xi Ips Sma N 3 Pati Tahun Pelajaran 2013/2014. Economic Education Analysis Journal, 4(1), 164–171.

Machali, I. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Panduan Praktis Merencanakan, Melaksanakan, dan Analisis dalam Penelitian Kuantitatif (A. Qurani Habib, ed.). Yogyakarta: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Maryam, M. (2016). Pengaruh Motivasi dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(2), 88–97.

Mayer, R. E. (2012). Problem Solving. Encyclopedia of Human Behavior: Second Edition, 181–186. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-375000-6.00290-1

Monica, J., & Fitriawati, D. (2020). Efektivitas Penggunaan Aplikasi Zoom Sebagai Media Pembelajaran Online Pada Mahasiswa Saat Pandemi Covid-19. Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 9(2), 1630–1640. https://doi.org/10.35508/jikom.v9i2.2416

Muhson, A. (2006). Teknik Analisis Kuantitatif. Makalah Teknik Analisis II, 1–7.

Mutammimah, E. (2018). Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Media Audiovisual Pada Siswa Kelas X MAN 1 Kudus. Konseling Edukasi “Journal of Guidance and Counseling,” 2(1), 78–97. https://doi.org/10.21043/konseling.v2i1.3932

PS, A. M. B. K., dan Yustika, G. P. (2019). Motivasi Belajar Dalam Perspektif Qs. Al-Ra’d: 11 Menurut Kitab Tafsir Al-Jalalain Karya Imam Jalaluddin Al-Mahalli Dan Imam Jalaluddin Al-Suyuti. Suhuf, 31(2), 134-160.

Raco, J. (2018). Metode penelitian kualitatif: jenis, karakteristik dan keunggulannya. Gramedia. https://doi.org/10.31219/osf.io/mfzuj

Retnanto, A. (2009). Bimbingan dan Konseling. Kuduss.

Rifa, i A. & C. T. A. (2015). Psikologi Pendidikan (M. Tamrin, ed.). Semarang.

Setianingsih, E. S., Sutoyo, A., dan Purwanto, E. (2014). Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Teknik Pemecahan Masalah Untuk Meningkatkan Keterbukaan Diri Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 3(2), 76-82. https://doi.org/10.15294/jubk.v3i2.4610

Simamora, R. H. (2009). Buku Ajar Pendidikan dalam Keperawatan (E. Tiar, ed.). Jakarta.

Siregar, M. D. (2017). Pengaruh Pemberian Bimbingan Kelompok Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Siswa SDN 2 Kelayu Jorong. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(2), 56. https://doi.org/10.29408/didika.v3i2.682

Sudarti, K. (2018). Peningkatan Motivasi belajar siswa melalui Belajar siswa melalui Bimbingan Kelompok. Jurnal Prakarsa Paedagogja, 1(1), 14–23.

Sugiarto, A. P., Suyati, T., & Yulianti, P. D. (2019). Faktor Kedisiplinan Belajar Pada Siswa Kelas X Smk Larenda Brebes. Mimbar Ilmu, 24(2), 232. https://doi.org/10.23887/mi.v24i2.21279

Sugiyono. (2016a). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016b). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suhendri, H. (2015). Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Solving terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemandirian Belajar. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 3(2), 105–114. https://doi.org/10.30998/formatif.v3i2.117

Sulistyowati, A. N. L. (2015). Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatka Keterampilan Belajar Siswa. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2), 413–430. https://doi.org/10.21043/edukasia.v10i2.801

Suprihatin, S. (2015). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi), 3(1), 73–82. https://doi.org/10.24127/ja.v3i1.144

Tjoeng, S. C., & Indriyani, R. (2014). Surya Candra Tjoeng dan Ratih Indriyani. Jurnal Manajemen Bisnis, 2(1).

Wekke, I. S. (2018). Peserta Didik dan Guru Bimbingan Konseling Dalam Pembelajaran (2nd ed.). Yogyakarta.

Yusup, F. (2018). Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif. Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 17–23. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v7i1.2100




DOI: http://dx.doi.org/10.37064/consilium.v9i1.11349

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 David Ari Setyawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Publisher:
Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Address: Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate
Phone/WhatssApp: +6285370066117
E-Mail: concilium@uinsu.ac.id
Work Hours: 09.00 AM – 08.00 PM
Best hours to visit: From 9 am to 11 am or after 3 pm. The busiest times are between 11 am and 3 pm. 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 
Show My Stat