Optimizing the Legal Status of the National Sharia Arbitration Board as a Non-Litigation Institution for Sharia Economics in Indonesia
Abstract
The development of the Islamic economy and finance in Indonesia has led to an increasing need for dispute resolution mechanisms that are effective, efficient, and compatible with Sharia principles. Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas) functions as a non-litigation dispute resolution institution in the field of Islamic economics. This study aims to examine the legal standing of Basyarnas within the national legal system and to analyze strategies for optimizing its role as an out-of-court forum for resolving Islamic economic disputes. Based on a normative juridical review employing statutory and conceptual approaches, and secondary data collected through document analysis, This study finds that the legal existence and strategic role of Basyarnas continue to face various challenges, including the weak recognition of its decisions by judicial institutions, the low level of business actors? literacy regarding Sharia arbitration mechanisms, and limitations in human resources and institutional infrastructure. Therefore, it is necessary to strengthen the regulatory framework governing the legal standing of Basyarnas as a dispute resolution institution, enhance inter-institutional harmonization, improve the competence of Sharia arbitrators, and promote the digitalization of arbitration services as strategic measures to reinforce Basyarnas?s role as an integral part of the Islamic economic dispute resolution system in Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adelia, D., Yumarni, A., & Suprijatna, D. (2023). Optimizing the Improvement of Judge Competence in Settlements of Sharia Economic Disputes in Religious Courts. Batulis Civil Law Review, 4(2). https://doi.org/10.47268/ballrev.v4i2.1718
Adityanto, R. (2017). Kedudukan Basyarnas Dalam Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/Puu-X/2012). Lambung Mangkurat Law Journal, 1(2). https://doi.org/10.32801/lamlaj.v1i2.15
Arifin, M., & Mansar, A. (2019). Features of arbitration in Islamic law when resolving disputes in muamalah. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 9(10).
Efendi, H., Rahman, A., & Fitriyah, F. (2021). Ligitimasi Hukum Abitrase Syariah Dalam Penyelesaian Sengketa Keuangan Syariah di Indonesia. Al-Muamalat: Jurnal Ilmu Hukum & Ekonomi Syariah, 6(2).
Fitriyah, N., & Soviana, R. (2021). Efektivitas Peran Arbitrase Syariah Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Syariah Di Indonesia. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(02). https://doi.org/10.26618/j-hes.v5i02.5447
Habibi, H. (2019). Dinamika Pengaturan Pelaksanaan dan Pembatalan Putusan Arbitrase Syariah. Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman, 6(1). https://doi.org/10.24952/multidisipliner.v6i1.1752
Harahap, P. H., Nasution, B., Thaib, H., & Barus, U. M. (2016). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah Sesuai Isi Akad Berdasarkan Ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUU-X/2012. USU Law Journal, 4(2), 165-176.
Mughni, A., & Hanafi, M. (2019). Batasan Wewenang Peradilan Agama DiIndonesia Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(2), 1-33.
Nurfadillah, N., Nabila, A., Risnah, R., & Wahid, S. K. (2025). Sengketa Perbankan Syariah: Inovasi Dan Tantangan. Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies, 1(2), 93-103.
Najib, A. (2019). Kepastian Hukum Eksekusi Dan Pembatalan Putusan Arbitrase Syariah Dalam Perspektif Politik Hukum. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 26(3), 565-584.
M. Yeri Hidayat, & Zuhrul Anam. (2018). Prosedur Eksekusi Putusan Basyarnas, Hak Tanggungan dan Putusan Pengadilan Agama Yang Simetris.
Oslami, A. F. (2022). Sharia Economic Dispute Settlement Between Religious Courts and Basyarnas. Nurani, 22(1). https://doi.org/10.19109/nurani.v22i1.10667
Pamungkas, S. H. (2018). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah Melalui Pengadilan Agama Menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah. Jurnal de Jure, 10(1).
Radliyah, N. (2016). Arbitrase Syariah Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Lembaga Perbankan Syariah Serta Kekuatan Dan Kelemahan Dalam Penerapan Di Indonesi. Annual International Conference on Islamic Studies, 1(2).
Undang-Undang Nomor 30 tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa
Undang-Undang Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah
Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 61/POJK.07/2020 tentang Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan
https://kneks.go.id/berita/367/urgensi-perlindungan-hukum-dan-penyelesaian-sengketa-ekonomi-syariah-indonesia?, Di akses 3 Mei 2025
https://www.pa-kudus.go.id/berita-pengadilan/1006-27-09-24-pa-kudus-ikuti-bimbingan-teknis-peningkatan-tenaga-teknis-peradilan-agama-tentang-sengketa-ekonomi-syariah-secara-daring?, Di akses 3 Mei 2025
https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/titik-singgung-penyelesaian-sengketa-perbankan-syariah-dengan-kewenangan-lembaga-penjamin-simpanan-lps-menjadi-tema-bimtek-tenaga-teknis-peradilan-agama di akses 3 Mei 2025
https://www.pa-cilegon.go.id/artikel/728-quo-vadis-basyarnas-dalam-penyelesaian-sengketa-sektor-jasa-keuangan-syariah-tahun-2024-01-26 di akses 4 Mei 2025
https://business-law.binus.ac.id/2015/03/07/eksekusi-putusan-badan-arbitrase-syariah-nasional/ di akses 4 Mei 2025
DOI: http://dx.doi.org/10.58836/jpma.v16i2.28104
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
Jurnal Penelitian Medan Agama
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

















