Wacana Intelektual Keagamaan Islam di Indonesia dan Timur Tengah

Irvan Mustofa Sembiring

Abstract


Pada zaman sekarang ini, bagi warga Indonesia yang melakukan rihlah ilmu pengetahuan ke Timur Tengah, timbul anggapan pada sebahagian orang bahwa seseorang yang melakukan rihlah tersebut akan membawa dampak negatif kepada Indonesia. Padahal semenjak Islam masuk ke Nusantara hubungan antara Nusantara dengan Timur Tengah telah terjalin. Sebanarnya, bagaimana wacana intelektual keagamaan Islam di Indonesia dengan Timur Tengah?. Penelitian ini menggunakan metode sejarah (history). Penelitian ini menginformasikan bahwa pertama, persentuhan intelektual Islam Indonesia dengan Timur Tengah telah berlangsung  semenjak Islam masuk ke Nusantara. Kedua, keintelektualan Islam di Indonesia ini semakin berkembang ketika kaum Muslim Nusantara mengadakan perjalanan ke Timur Tengah melalui ibadah haji, menuntut ilmu dan menetap di wilayah Timur Tengah, lalu mengembangkannya di Nusantara. Ketiga, intelektual keagamaan Islam di Indonesia muncul setelah adanya proses Islamisasi adalah aliran sufi. Keempat, kemudian keintelektualan Islam ini terus berkembang yang mengarah kepada fiqih seperti mazhab syafi’i, juga aliran akidah seperti ahlus sunnah wa al jamaah. Kelima, intelektual Islam di Indonesia masuk pada era modern dengan tokohnya seperti kaum muda yang ada di Minangkabau seperti Haji Muhammad Djamil Djambek, Haji Abdullah Ahmad, Haji Abdul Karim Amrullah dan Haji Muhammad Thaib Umar, yang telah lama menggali ilmu di Timur Tengah.

 

Kata Kunci: Wacana, Intelektual, Indonesia, Timur Tengah


Full Text:

Pdf 1-21

References


Abbas, Sirajuddin. 1975. Ulama Syafi’I dan Kitab-Kitabnya Dari Abad Ke Abad. Jakarta: Pustaka Tarbiyah.

Abdullah, Hawash. 1980. Perkembangan Tashawwuf dan Tokoh-tokohnya di Nusantara. Surabaya: Al-Ikhlas.

Ali, Mukti. 1992. Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia. Cet. II. Yogyakarta: Mizan Bandung.

Amiruddin. M.Hasbi. 2004. Perjuangan Ulama Aceh di Tengah Konflik. Yogyakarta: Ceninnets Press.

Azra, Azyumardi. 1994. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. Bandung: Mizan.

Damanhuri. 2013. Umdah Al-Muhtajin Rujukan Tarekat Syattariyah Nusantara, dalam Jurnal Studi Keslaman. Volume 17 nomor 2. Banda Aceh. Desember. IAIN Ar-Raniry.

Fahrurrozi, 2015. Ekspresi Keberagamaan Masyarakat Islam Indonesia:Mozaik Multikulturalisme Indonesia. TOLERANSI: Media Komunikasi Umat Bergama, Vol.7. No.1. Januari-Juni.

Fathurrahman, Oman. 2001. Tradisi Intelektual Islam Melayu-Indonesia: Adaptasi dan Pembaharuan. Studia Islamika. Indonesian Journal for Islamic Studies. Vol. 8. No.3.

Fayrus, Muhammad. 2016. Nuruddin Ar-Raniry: Kajian Pemikiran Tokoh Muslim Indonesia. SIASAT Journal of Social. Cultural and Political Studies. 1 (2) Juli.

Hamka, Buya. 1976. Sejarah Umat Islam IV. Jakarta: Bulan Bintang.

Hasbullah, Moeflich. 2014. Century Of NU-Muhammmoeflich Hasbullah, Adiyah In Indonesia: The Failure Of Islamic Modernism?, Islamika Indonesiana.

HS, Mastuki. 2014. Islam, Budaya Indonesia, dan Posisi Kajian Islam di Perguruan Tinggi Islam. Khazanah: Vol. XII. No. 01 Januari-Juni.

Ismuha, 1983. Islam Dan Masyarakat Aceh dalam Agama dan Perubahan Sosial. Jakarta: Rajawali.

Kholil, Mohamad. Menggagas Pesantren sebagai Pusat Peradaban Muslim di Indonesia. Media Akademika. Vol. 26, No. 3. Juli 2011.

Kiswati, Tsuroya. Rekonstruksi Metodologis Wacana “Keadilan Gender” Dalam Prespektif Intelektual Muslim Kontemporer. Chapter Seven The Legacy of Islamic Thought: Contribution for the Future. Annual International Confrence On Islamic Studies.

Mugiyono, Perkembangan Pemikiran Dan Peradaban Islam Dalam Perspektif Sejarah. JIA/Juni 2013/Th.XIV/Nomor 1/1-20

Muhammad, Nurdinah. 2012. Karakteristik Jaringan Ulama Nusantara Menurut Pemikiran Azyumardi Azra. Jurnal Substantia. Vol. 14. No. 1. April.

Mukarrom, Ahwan. 2009. Konsep Abdul Rauf Singkil Tentang Kematian dalam Naskah Lubb Al-Kashf wa al-Bayan. dalam ISLAMICA Volume 4 nomor 1. Surabaya, Desember. IAIN Sunan Ampel.

Noer, Delier. 1985. Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900-1942. Jakarta: LP3ES.

Qomar, Mujamil. 2015. Ragam Identitas Islam Di Indonesia Dari Perspektif Kawasan. Epistemé. Vol. 10, No. 2, Desember.

R. Bowen, John. Intellectual Pilgrimages and Local Norms in Fashioning Indonesian Islam. REMMM 123.

Rusdin. 2005. Islam Dan Sastra Melayu Klasik. Jurnal Hunafa. Vol. 2 No. 3. Desember.

Saleh, Fauzan. 2005. Education and the Advancement of Cultural Islam: Rebuilding a “Creater Tradition” for Indonesian Islam”. dalam Alef Theria Wasim et.al, Religious Harmony: Problems, Practice and Education. Oais. Yogyakarta.

Sukur, Syamzan. 2015. Kontroversi Pemikiran Abdul Rauf Al-Singkili, dalam Jurnal Adabiyyah Volume 15 Nomor 1. Makassar. UIN Alauddin.

Sunanto, Musyrifah. 2007. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Wirianto, Dicky. 2013. Meretas Konsep Tasawuf Syaikh Abdurrauf Al-Singkili. Dalam Islamic Moment Journal. Volume 1 nomor 1. Banda Aceh. Januari-Juni. IAIN Ar-Raniry.

Yaacob, Norazlan Hadi. 2013. Muslim Intellectuals and the Idea of Madani (Civil) Society Formation in Indonesia and Malaysia. 1990s-2000s. Journal of Applied Sciences Research.

Yatim, Badri. 2011. Sejarah Peradaban Islam (Dirasah Islamiyah II). Jakarta: Rajawali Pers.

Yudi Latif. 2012. Inteligensia Muslim dan Kuasa Genealogi Inteligensia Muslim Indonesia Abad Ke-20. Yayasan Abad Demokrasi. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.47006/er.v6i1.10380

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_______________________________________________________________________

_______________________________________________________________________

EDU RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan

Ruang Jurnal
Pascasarjana UNIVERSITAS ISLAM NEGERI Sumatera Utara Medan
Jl. IAIN No.1, Gaharu, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20235, Sumatera Utara, Indonesia

Map Coordinate: Lat 3.6004988 " Long 98.6815599"

Creative Commons License
Edu Riligia by http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/eduriligia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.