ANALYSIS OF THE ATTITUDES OF UNIVERSITY LIBRARIANS TOWARDS LIBRARY SERVICES: A THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPROACH

Dwi Utari Fajariah, Rizka Pitri, Reza Nawafella Alya Parangu

Abstract


University library service effectiveness is heavily influenced by the psychological dynamics and quality of interaction between librarians and users. However, limited human resources often lead to high workloads and emotional fatigue, reducing responsiveness during peak hours. This study analyzes university librarians' attitudes toward circulation and reference services and identifies their underlying factors using Icek Ajzen’s Theory of Planned Behavior (TPB) framework. Employing a qualitative descriptive method, data were gathered through direct observations, in-depth interviews with librarians at the Institute of Informatics and Business (IIB) Darmajaya Bandar Lampung, documentation, and data triangulation from the library’s suggestion box reports. The integration of TPB indicators reveals distinct behavioral patterns: under attitude toward the behavior, librarians successfully cultivate a welcoming environment through standard greeting courtesies; however, excessive workloads and multitasking significantly diminish service responsiveness during peak periods. Under subjective norms, structured guidance from superiors and a collaborative peer environment serve as vital social pressures that enforce librarian professionalism. Regarding perceived behavioral control, continuous professional training provided by the Indonesian College Library Forum (FPPTI) serves as an essential external resource that enhances librarians' emotional regulation and self-efficacy when handling diverse user characters. The study concludes that while structural constraints impair operational speed, social support and professional training effectively reinforce positive psychological controls and professional attitudes in library services.


Keywords


Librarian Attitudes, Library Services, Planned Behavior

Full Text:

PDF

References


Aditama, R., & Nugroho, A. (2021). Dinamika psikologis interaksi pustakawan dan pemustaka dalam mengoptimalkan layanan referensi. Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 42(1), 45–58. https://doi.org/10.14203/jdi.v42i1.612

Ajzen, I. (1985). From intentions to actions: A theory of planned behavior. In J. Kuhl & J. Beckmann (Eds.), Action control: From cognition to behavior (pp. 11–39). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-642-69746-3_2

Amalia, R., & Setiawan, B. (2023). Analisis beban kerja fisik dan mental pustakawan garda depan pada perguruan tinggi swasta. Jurnal Administrasi dan Manajemen Perpustakaan, 5(2), 114–126.

Azwar, S. (1999). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.

Bandono. (2022). Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja Aparatur Sipil Negara di UPT Perpustakaan Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 2(2), 112–125.

Berliana, V. (2024). Pengaruh manajemen emosi profesional pustakawan dalam mereduksi konflik interaksi pemustaka di era digital. Pustaka Utama: Jurnal Kajian Kepustakawanan, 12(1), 89–104.

Buwana, R. W. (2020). Mengenal faktor-faktor psikologis yang membentuk perilaku pemustaka. Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, 12(2), 186–202.

Buwana, S. (2020). Analisis perilaku pustakawan dalam pelayanan pemustaka. Jurnal Informasi, 5(1), 32–45. Cahyono, D., & Hapsari, W. (2025). Mengukur intensi perilaku pemustaka menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior: Studi kasus layanan sirkulasi otomatis. Jurnal Riset Perpustakaan, 7(1), 15–29.

Damanik, E. S., & Arfah, M. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal Informasi Komunitas, 6(1), 0–4.

Datta, N. A. (2023). Sertifikasi pustakawan: Pengakuan atas kompetensi profesional dalam tata kelola informasi. Jurnal Standardisasi Perpustakaan Indonesia, 3(1), 39–50.

Fahmi, M. N., & Setiawan, B. (2023). Membangun loyalitas pemustaka melalui kualitas layanan frontliner perguruan tinggi. Info Persada: Jurnal Perpustakaan, 11(2), 143–156.

Farhan, M. (2023). Analisis sikap pustakawan dalam berinteraksi dengan pemustaka (Artikel Penelitian). Universitas Islam Negeri.

Gunawan, H. (2023). Heterogenitas kepribadian pemustaka dan adaptabilitas pelayanan referensi di perpustakaan nasional. Jurnal Bibliografi Indonesia, 4(2), 210–223.

Habibin, F. Q. (2025). Sikap profesional pustakawan dalam layanan informasi. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 9(2), 175–188. https://doi.org/10.29240/tik.v9i2.14836.

Handayani, T., & Nugraha, F. (2024). Pengaruh kepemimpinan suportif atasan terhadap kinerja pelayanan garda depan perpustakaan perguruan tinggi. Jurnal Kepemimpinan Informasi, 8(1), 45–59.

Hidayat, T., & Lestari, S. (2020). Akuntabilitas etika profesi pustakawan garda depan dalam pelayanan sirkulasi. Jurnal Etika Kepustakawanan, 5(2), 77–91.

Indah, N., & Rosiana, M. (2022). Strategi mengelola stres kerja dan burnout pada pustakawan perguruan tinggi akibat keterbatasan SDM. Jurnal Manajemen Informasi, 10(3), 210–225.

Khaerah, N. (2020). Evaluasi perilaku dan respon afektif pustakawan terhadap kepuasan kunjungan pemustaka. Jurnal Pemikiran Kepustakawanan, 7(1), 32–45.

Kurniawan, A., & Pratiwi, Y. (2026). Penerapan metode self-service sirkulasi sebagai solusi pengurangan beban kerja pustakawan perguruan tinggi swasta. Jurnal Teknologi Perpustakaan, 14(1), 18–32.

Lestari, P., & Utomo, R. (2023). Pengaruh norma subjektif dan iklim kerja rekan sejawat terhadap integritas pelayanan pustakawan sirkulasi. Jurnal Perilaku Organisasi, 6(2), 89–102.

Makdis, N., Jendri, J., & Ismail, L. (2024). Model integratif kepuasan pengguna: Pendekatan psikologis dan sosial dalam optimalisasi layanan perpustakaan. Education and Social Sciences Review, 5(2), 102–113. https://doi.org/10.29210/07essr484800.

Marliana, A., & Noor, N. M. (2025). Kecerdasan emosional dalam meningkatkan profesionalisme pustakawan. Jurnal Riset Manajemen dan Informasi, 10(2), 120–135.

Mashud, A., Rahma, S., & Wijaya, K. (2022). Etos kerja pustakawan layanan referensi di era disrupsi informasi. Jurnal Informasi dan Perpustakaan Perguruan Tinggi, 3(2), 95–108. https://doi.org/10.24198/jippt.v3i2.3912.

Moleong, L. J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Muis, I. (2020). Workshop pelayanan prima untuk meningkatkan kemampuan pelayanan bagi pengelola perpustakaan. Jurnal Pengabdian Komunitas Ilmu Perpustakaan, 1(1), 186–193.

Nasution, L. H. (2021). Kode etik pustakawan dengan pengguna di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Medan. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, 7(2), 161–170. https://doi.org/10.14710/lenpust.v7i2.35715.

Novianto, R. (2024). Kompetensi khusus dan tugas profesional pustakawan. Pustaka Indonesia Berjaya.

Nugroho, S. (2021). Analisis kepuasan pemustaka di perpustakaan fakultas kedokteran berdasarkan kompetensi komunikatif petugas sirkulasi. Jurnal Kepuasan Pengguna, 4(2), 75–88.

Parangu, R. N. A., & Yunita. (2023). Strategi pelayanan informasi di era digital. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 2(1), 54–68.

Pratama, A. Y., & Utami, D. R. (2024). Psikologi perpustakaan: Menganalisis ekspektasi pemustaka dan respon perilaku pustakawan sirkulasi. Jurnal Kajian Informasi Perguruan Tinggi, 5(1), 12–28.

Putri, E. L., & Kusuma, W. (2021). Teknik triangulasi dalam pengujian validitas data penelitian kualitatif ilmu perpustakaan. Metodika Kepustakawanan, 8(2), 101–114.

Rahmawati, I., & Setiawan, H. (2025). Mengukur kompetensi dan beban kerja pustakawan referensi di lingkungan perguruan tinggi swasta. Jurnal Kompetensi Kerja, 11(1), 44–58.

Ramadhan, F. (2022). Dampak multitasking dan overload visitor terhadap tingkat keramahan petugas perpustakaan pada jam puncak kunjungan. Jurnal Dinamika Sosial Perpustakaan, 3(2), 102–115.

Ridwan, M., Yusuf, M., & Rahman, A. (2021). Kualitas layanan ditinjau dari sikap pustakawan terhadap pengunjung perpustakaan perguruan tinggi. Jurnal Mutu Pelayanan, 4(2), 115–129.

Rizka, R., Rahmah, E., & Elva, R. (2024). Peranan perpustakaan dalam pencegahan plagiarisme: Tinjauan literatur naratif. Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan, 4(3), 299–312.

Rodin, R., & Apriyani, E. (2020). Urgensi pemahaman psikologi bagi pustakawan (Kajian terhadap psikologi perpustakaan). Al Maktabah, 19(1), 12–25. https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/al-maktabah/article/view/21057.

Sahidi. (2021). Pembiasaan perilaku senyum, salam, sapa dan ucapan terimakasih pustakawan terhadap pemustaka. Al Maktabah, 6(1), 45–59.

Saputra, E., & Junaidi, U. (2026). Pengaruh kompetensi pustakawan terhadap kepuasan pemustaka dengan fasilitas perpustakaan sebagai variabel intervening. Jurnal Pustaka Budaya, 13(1), 85–105. https://journal.unilak.ac.id/index.php/pb/.

Sari, M. P., & Rahmawati, E. (2022). Hubungan kecepatan pelayanan sirkulasi terhadap indikator kepuasan pemustaka perguruan tinggi. Jurnal Dokumentasi Informasi Ilmiah, 14(3), 201–214.

Sitorus, R., & Nurhayani, N. (2023). Emosional quality service pustakawan dalam melayani pemustaka di layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Asahan. Journal of Education Research, 4(3), 1360–1368. https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.389.

Solikhah, A., & Hermawan, D. (2024). Pengaruh internalisasi Theory of Planned Behavior terhadap budaya senyum dan greet pustakawan garda depan. Jurnal Perilaku Layanan, 9(2), 150–164.

Susanti, L., & Kurnia, R. (2025). Peranan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) dalam meningkatkan kapasitas regulasi emosi pustakawan daerah. Jurnal Pengembangan Kepustakawanan, 11(1), 60–74.

Triana, W., & Wahyudi, I. (2023). Analisis deskriptif keluhan pengguna berdasarkan laporan ringkasan kotak saran perpustakaan universitas swasta. Jurnal Evaluasi Layanan Informasi, 5(2), 77–90.

Unyil. (2025). Peran kecerdasan emosional pustakawan dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Jurnal Kecerdasan Informasi, 10(1), 18–33.

Wardani, K., & Hidayat, A. (2024). Validasi kontrol perilaku yang dirasakan (Perceived Behavioral Control) dalam memprediksi responsivitas pelayanan perpustakaan perguruan tinggi. Jurnal Psikologi Sosial-Perilaku, 15(1), 112–126.

Wijaya, S. (2024). Pengaruh beban kerja multitasking terhadap penurunan responsivitas pustakawan di layanan sirkulasi. Jurnal Administrasi Perpustakaan Perguruan Tinggi, 6(2), 167–181.

Wulandari, R., & Santoso, H. (2022). Strategi pelayanan prima garda depan (frontliner) perpustakaan dalam membangun citra positif kelembagaan. Jurnal Publisitas Informasi, 9(1), 34–48.

Yuliana, L., & Mardiyana, Z. (2021). Peran pustakawan terhadap kualitas layanan perpustakaan perguruan tinggi. Jurnal Manajemen Perpustakaan, 2(2), 53–68. https://doi.org/10.37411/jjem.v2i1.526.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/jipi.v11i1.29846

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2026 Dwi Utari Fajariah, Rizka Pitri, Reza Nawafella Alya Parangu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Based on a work at http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/jipi/
Publisher:
Jurusan Ilmu Perpustakaan
Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara