WAWASAN TENTANG TAQDIR DALAM HADIS

Yudhi Prabowo

Abstract


Abstrak: Tulisan ini mengemukakan bahwa percaya terhadap taqdir selalau terdapat perbedaan dalam memahaminya. Pada satu sisi mempercayai bahwa dirinya merupakan wujud yang terbelenggu, dalam sisi yang lain meyakini bahwa dia sendirilah yang berperan membentuk masa depan. Maka tidak jarang sebagian orang mengira bahwa yang dimaksud dengan taqdir adalah hak veto Allah swt kepada hambanya. Sehingga mereka sama sekali tidak memiliki ruang untuk memilih maupun ikhtiar. Anggapan seperti ini cendrung menjadikan manusia lebih cepat menyerah dalam berbagai urusan dan persoalan yang dihadapinya. Sebaliknya Nabi Muhammad saw di dalam hadisnya banyak menyebutkan larangan meninggalkan amal dan pasrah terhadap suratan taqdir akan tetapi mengharuskan untuk berusaha dan bersungguh-sungguh beramal.
 
Kata Kunci: taqdir, hadis, iman, Sunni

Full Text:

PDF

References


‘Iyad Bin Musa Bin ‘Iyad, Abu Al-Fadil, Syarah Sahih Muslim Lil Qadi ‘Iyad, Al-Iskandariyah: Darul Wafaa, 1998

Taimiyah, Ibnu, Al-‘Amal Al-Qulub Au Al-Maqamat Wa Ahwal, Terj; Misbhakhul Khair, amalan hati, Jakarta: Pena Pundi kasar, 2007

Al Rasyidin. “Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Musthafawiyah, Mandailing Natal,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Al-Asqalani, Ibnu Hajar, Fathul al-Bari Juz VIII Beirut: Dar al-Fikr, 1996

Al-Asqalani, Ibnu Hajar, Fathul Bari Syarah Sahih Al-Bukhari, Riyadh: Darul Taibah, 2005

Al-Asqalani, Ibnu Hajar, Fathul Bari Syarah Sahih Al-Bukhari, Jild 32, Terj; Amir Hamzah, (Jakarta; Pustaka Azam, 2011)

Al-Atsari, Abdullah bin ‘Abdil Hamid, Panduan Aqidah lengkap, terj; Ahmad Syaikhu, Bogor: Pustaka Ibnu Katsir, 2005

Al-Bugha, Mustafa Dieb dan Syaikh Muyiddin Mistu, al-Wafi Syarah Hadis Arba’in Imam Nawawi, Terj. Iman Sulaiman, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar

Al-Gazali, Muhammad, Aqidah Muslim, terj; Mahyudin Syaf, Jakarta: CV. Pedoman Ilmu Jaya, 1986

Al-Hamd, Muhammad Bin Ibrahim, Kupas Tuntas Masalah takdir, terj; Ahmad Syaikhu, Bogor: Pustaka Ibnu Katsir, 2005

Ali bin As-Sayyid Al-Wahifi, Abu ‘Abdurrahman, Qadha dan Qadhar dalam pandangan Ulama Salaf; terj Ali Murtadho, (Jakarta: Pustaka Azzam, 2005)

Al-Jauziyah, Ibnu Qayyim, Qadha Dan Qadar, Jakarta: Pustaka Azzam, 2000

An-Nawawi, Yahya Bin Syarfu, al-Manhaj Fi Syarah Sahih Muslim Bin al-Haj, jilid XVI, (Kairo: Muassasah Qurthubah, 1994), h. 296

Ardiansyah. “Konsep Sunnah dalam Perspektif Muhammad Syahrur: Suatu Pembacaan Baru dalam Kritik Hadis,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 33, No. 1, 2009.

Asmuni, Yusran, Ilmu Tauhid, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1995)

Butar-Butar, Arwin Juli Rakhmadi. “Kajian Ilmu Falak di Indonesia: Kontribusi Syaikh Hasan Maksum dalam Bidang Ilmu Falak,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Dahlan, Abd. Rahman. “Murtad: Antara Hukuman Mati dan Kebebasan Beragama (Kajian Hadis dengan Pendekatan Tematik),” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 32, No. 2, 2008.

Habanakah Al-Maidani, Abdurrahman ¦asan, Pokok-Pokok Aqidah Islam, terj; A.M. Basalamah, judul asli, Al-Aq³dah Al-Islam³yah Wa Us­suha, Jakarta: Gema Insani, 2004

Harahap, Syahrin, Islam Agama Syumul Membangun Muslim Komprehensif, Selangor, Mihas Grafik Sdn, 2016,

Harsa, Triyana, Taqdir Manusia Dalam Pandangan Hamka, Yayasan Pena: Banda Aceh, 2008

Ilyas, Ahmad Fauzi. “Syekh Ahmad Khatib Minangkabau Dan Polemik Tarekat Naqsyabandiyah Di Nusantara,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Ja’far, “Respons Al Jam’iyatul Washliyah tentang Terorisme,” dalam Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 22, No. 1, (2017).

Ja’far, “Respons Dewan Fatwa Al Jam’iyatul Washliyah terhadap Isu Akidah dan Syariah di Era Global,” dalam al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, Vol. 10, No. 1 (2016).

Ja’far, “Tarekat dan Gerakan Sosial Keagamaan Shaykh Hasan Maksum,” dalam Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 5, No. 2, (2015).

Jabir Al-Jazairi, Abu Baqar, Aqidah Mukmin, terj; Asmuni Solihin Zamakhsyari, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2002

Jami’an, Arifin, Memahami Taqdir, Gresik: CV Bintang Pelajar, 1996

Lubis, Dahlia. “Persepsi Pemuka Agama terhadap Bias Gender Ditinjau Dari Latar Belakang Suku,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Manzurun, Ibn, Lisanul ‘Arab, Al-Qahirah: Darul Ma’arif, 1119 H

Misrah. “Kebebasan Beragama dalam Perspektif Hadis,” MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 34, No. 2, 2010.

Muhyiddin, Al-Imam an-Nawawi, dkk, Syarah Arba’in An-Nawawi, terj; Ahmad Syaikhu, Jakarta: Darul Haq, 2012

Muhyiddin, Al-Imam an-Nawawi, Minhaj al-Muslim, terj; Hasanuddin dkk, Jakarta: Pustaka Litera Antar Nusa, 2003

Nasution, Khoiruddin. “Wali Nikah Menurut Perspektif Hadis,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 33, No. 2, 2009.

Sabiq, Sayyid, Aqidah Islam (Ilmu Tauhid), Bandung: Diponegoro, 1989

Shihab, M. Quraish, Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudu’I Atas Berbagi Persoalan Umat, Bandung: Mizan, 1996

Siddik, Dja’far. “Dinamika Organisasi Muhammadiyah Di Sumatera Utara,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Siregar, Muhammad Habibi. “Otoritas Hirarki Kutub al-Sittah dan Kemandegan Kajian Fikih,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 38, No. 1, 2014.

Sukiati, “Hukum Melakukan Penimbunan Harta/Monopoli (Ihtikâr) Dalam Perspektif Hadis,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 33, No. 2, 2009.

Yunus, Mahmud, Kamus Arab-Indonesia, Jakarta: PT. Mahmud Yunus Wadzuryah, 1991

Yuslem, Nawir. “Kontekstualisasi Pemahaman Hadis,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 34, No. 1, 2010.

Zulheldi. “Eksistensi Sanad dalam Hadis,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 34, No. 2, 2010.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: