HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PERENCANAAN KARIER SISWA SMK N 9 SEMARANG

Katerin Augestia, Siti Fitriana, Yunita Dwi Setyoningsih

Abstract


Perencanaan karier merupakan tugas perkembangan penting bagi siswa SMK karena berkaitan dengan kesiapan memasuki dunia kerja setelah lulus sekolah. Namun, masih terdapat siswa yang mengalami kebingungan dan keraguan dalam menentukan pilihan karier. Salah satu faktor yang berhubungan dengan perencanaan karier adalah regulasi emosi. Siswa yang mampu mengelola emosi secara baik cenderung lebih mampu menghadapi tekanan, mempertimbangkan alternatif pilihan, dan mengambil keputusan karier secara lebih terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perencanaan karier pada siswa SMK Negeri 9 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 319 siswa kelas XI dengan sampel 167 siswa yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan tabel Isaac dan Michael pada taraf kesalahan 5%. Pengumpulan data menggunakan angket regulasi emosi dan angket perencanaan karier dengan skala Likert empat pilihan jawaban. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas, dan uji korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara regulasi emosi dengan perencanaan karier dengan koefisien korelasi 0,198 dan signifikansi 0,010 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa regulasi emosi memiliki keterkaitan dengan kemampuan perencanaan karier siswa dan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan yang mendukung pengembangan regulasi emosi serta perencanaan karier siswa.


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik. (2025). Tingkat pengangguran terbuka menurut tingkat pendidikan.

Badan Pusat Statistik Jawa Tengah. (2025). Data pengangguran lulusan SMK di Jawa Tengah.

Brown, D. (2002). Career choice and development (4th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Detik Jateng. (2025). Tingginya angka pengangguran lulusan SMK di Jawa Tengah menjadi perhatian.

Dillard, J. M. (1985). Life long career planning. Columbus: Charles E. Merrill Publishing Company.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gratz, K. L., & Roemer, L. (2004). Multidimensional assessment of emotion regulation and dysregulation: Development, factor structure, and initial validation of the difficulties in emotion regulation scale. Journal of Psychopathology and Behavioral Assessment, 26(1), 41–54.

Greenberg, L. S. (2002). Emotion-focused therapy: Coaching clients to work through their feelings. Washington DC: American Psychological Association.

Gross, J. J. (1998). The emerging field of emotion regulation: An integrative review. Review of General Psychology, 2(3), 271–299.

Gross, J. J. (2014). Handbook of emotion regulation (2nd ed.). New York: Guilford Press.

Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Sekolah Menengah Kejuruan dipersiapkan untuk meningkatkan kompetensi kerja siswa.

Kompas.com. (2024). Remaja mengalami kecemasan terhadap masa depan akibat sulit memperoleh pekerjaan setelah lulus sekolah.

Krumboltz, J. D. (2009). The happenstance learning theory. Journal of Career Assessment, 17(2), 135–154.

Mayarani, & Harahap. (2023). Hubungan regulasi emosi dengan pengambilan keputusan karier siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 115–123.

Nurjanah. (2017). Hubungan regulasi diri dengan perencanaan karier siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(1), 45–53.

Pratama. (2025). Hubungan kematangan emosi dengan perencanaan karier siswa SMK. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 11(1), 55–64.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Super, D. E. (1980). A life-span, life-space approach to career development. Journal of Vocational Behavior, 16(3), 282–298.

Thompson, R. A. (1994). Emotion regulation: A theme in search of definition. Monographs of the Society for Research in Child Development, 59(2–3), 25– 52.

Tribun Jateng. (2025). Sebagian siswa SMK merasa bingung dan takut tidak memperoleh pekerjaan setelah lulus sekolah.

Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2013). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

Zakiyah, Harkina, & Sandayanti. (2021). Hubungan regulasi diri dengan perencanaan karier pada siswa SMA dan SMK. Jurnal Konseling Pendidikan, 9(2), 101– 110.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/al-irsyad.v16i1.30124

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


bandar slot oyo288 mulia288 slot gacor88 ovo88 https://lineslot88login.com/

bandar togel

choicehomecontractors.com

scatter hitam

slot777

slot88

https://radenfatah.id/

https://garudafood.org/