Relasi Agama dan Stratifikasi Sosial Analisis Sosiologi Al-Qur’an terhadap Fenomena Kemiskinan Struktural pada Masyarakat Pesisir Aceh

Muhammad Roni

Abstract


Kemiskinan struktural pada masyarakat pesisir Aceh tidak hanya disebabkan oleh faktor ekonomi dan kebijakan, tetapi juga dipengaruhi oleh relasi agama dan stratifikasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemaknaan ajaran agama, khususnya melalui perspektif sosiologi Al-Qur’an, membentuk dan mempertahankan stratifikasi sosial yang melanggengkan kemiskinan struktural. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, dikombinasikan dengan observasi dan wawancara mendalam pada masyarakat pesisir Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi agama yang bersifat hierarkis dan fatalistik cenderung memperkuat legitimasi ketimpangan sosial, di mana kelompok nelayan miskin menerima status mereka sebagai takdir. Sebaliknya, pemaknaan agama yang berorientasi pada keadilan sosial dan etos kerja kritis—seperti konsep khalifah dan ‘adl—dapat menjadi resistensi terhadap struktur yang timpang. Kesimpulannya, relasi agama dan stratifikasi sosial bersifat ambivalen: dapat menjadi alat reproduksi kemiskinan struktural sekaligus sumber pembebasan, tergantung pada cara interpretasi dan praktik keagamaan yang dominan.


Full Text:

PDF

References


Aini, F. N., & Jamal, K. (2024). Tafsir ayat-ayat ekonomi dalam Al-Quran: Perspektif hukum Islam terhadap keadilan sosial. Journal of Sharia Economics, 2.

Akmaliah, W. (2024). Islam transformatif: Conceptualizing liberation theology for Indonesian Muslim society. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 14(1), 188–210.

Fadhillah, M. (2024). Perkembangan pengajian tafsir Al-Quran di Aceh dan karya ulama Aceh dalam bidang tafsir. Jurnal Pedagogik.

Fadli, N. (2025). Tafsir Maudhu‘i sebagai pendekatan integratif dalam studi Al-Qur’an. Jurnal Dayahsua.

Khoiruddin, M. F. (2025). Etika bisnis Islam: Pelajaran dari QS. Al-Muthaffifin ayat 1-3 tentang kecurangan dalam jual beli. JAHE: Jurnal Ayat dan Hadits Ekonomi, 2.

Mardhatillah, M., Effendy, M. H., Abdillah, K., Fahrurrozi, & Usman. (2023). Reinforcement of social stratification through the use of speech levels in Maduranese translation of Qur’anic dialogue versus. Journal of Indonesian Islam.

Marhamah. (2021). Pendidikan sabar dalam Al-Qur’an (kajian surat Al-Baqarah ayat 153-157). MURABBY: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM, 4.

MEMBANGUN TEORI MAKROEKONOMI ISLAM YANG BERKEADILAN: Analisis prinsip anti riba dalam QS. Al-Baqarah 278-279 sebagai fondasi sistem ekonomi syariah. (2025). Journal of Academia, 13(1).

Nasution, M. M. N., Wanto, S., & Siregar, M. N. (2025). Ethics of redistribution in Surah Al-Ma’un and At-Taubah as interpreted by Quraish Shihab, alongside Marxist thought. Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 18(2).

Nurhasanah, A. A., Fajri, I. A., Mariam, M. S., & Mualim. (2026). Etika muamalah dalam perspektif Al-Qur’an: Tafsir keadilan dan kejujuran pada QS. Al-An’am 152 dan QS. Hud 85. NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA, 2(2), 349–357.

Permana, F. S. (2025). Tafsir Al-Maidah 51 perspektif hermeneutika pembebasan: Telaah dan implementasi pemikiran Farid Esack. Muasharah: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum, 6(2).

Rahmawati, E. S. (2016). Spirit of liberation and justice in Farid Esack's hermeneutics of Qur'an. Ulumuna, 20(1), 119–146.

Ramadhan, M., & Nur, A. (2025). Perilaku tercela bagi penumpuk harta QS. Al-Humazah dalam perspektif ekonomi Islam. Ulul Albab: Journal Da’wah and Social Religiosity, 2(1).

Ramadhan, Z. M., Iqbal, A. M., Mutmainnah, R., & Nurdin, Y. (n.d.). Challenging hegemony through a Quranic and Gramscian perspective in the tafsir of Sayyid Qutb on social class. JSAI, 6(2).

Rifqa, Z., Shidqon, A., & Tumewu, N. P. (2023). Resistance to economic oligarchy in the Al-Quran through the lens of Tafsir Nuzuli. Jurnal Tafser, 8(2).

Siregar, N. S., & Simamora, N. A. (2025). Qur’anic perspectives on Mustadh‘afin: Gendered oppression and women’s empowerment in contemporary Indonesia. Jurnal Perempuan Indonesia, 5(1).

Studi tafsir hermeneutika Farid Esack terhadap perjuangan Al-Mustad’afin (kaum lemah dan tertindas). (2022). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(7).

Zubir, Z., Manaf, A., Noviandy, N., & Mugni, A. (2022). Cultural resistance and Sharia-based ecology in the fishing community in Aceh. Al-Albab: Jurnal Studi Islam, 11(2).

Buku

Esack, F. (1997). Qur’an, liberation & pluralism: An Islamic perspective of interreligious solidarity against oppression. Oneworld.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed (M. B. Ramos, Trans.). Continuum.

Marx, K. (1843). Kritik terhadap filsafat hukum Hegel.

Rahemtulla, S. (2017). Qur’an of the oppressed: Liberation theology and gender justice in Islam. Oxford University Press.

Rodinson, M. (1973). Islam and capitalism (B. Pearce, Trans.). Pantheon Books.

Said, E. W. (1978). Orientalism. Pantheon Books.

Schluchter, W., & Huff, T. E. (Eds.). (1999). Max Weber and Islam. Transaction Publishers.

Tim Penyusun. (2008). Tafsir Al Quran tematik: Hubungan antar-umat beragama. Balitbang dan Diklat, Lajnah Pentashihan Mustaf Al Quran, Departemen Agama RI.

Turner, B. S. (1974). Weber and Islam: A critical study. Routledge & Kegan Paul.

Weber, M. (1958). The Protestant ethic and the spirit of capitalism (T. Parsons, Trans.). Charles Scribner's Sons. (Original work published 1905)




DOI: http://dx.doi.org/10.51900/ias.v9i1.29384

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Tentang JurnalKebijakan JurnalPengarangInformasi
  • Untuk Pembaca
  • Untuk Penulis
  • Sejarah Jurnal

Ibnu Abbas: Jurnal Ilmu Alquran & Tafsir
e-ISSN: 2620-7885
Website: http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ibnabbas
Email: jurnalibnabbas@uinsu.ac.id
Diterbitkan oleh:
Kantor UIN SU Medan : UIN Sumatera Utara Medan, Jl. Williem Iskandar Pancing Medan, Pasar V Medan Estate» Telp /fax : 0616622925 /

toto slot