HADIS-HADIS SEPUTAR AHLUL BAIT: Analisis Pandangan Syiah dan Sunni Terhadap Fatimah

Rizqa Amelia

Abstract


Abstrak: Problem utama yang didiskusikan dalam tulisan ini adalah adanya pandangan di kalangan mazhab imamiyah yang terlampau mengkultuskan posisi ahlul bait Nabi saw., bahkan pengkultusan itu sampai pada kesesatan yang berlebihan (ghuluw). Mereka menganggap ahlul bait Nabi saw. adalah orang yang ma’sum dari dosa dan kesalahan. Sementara sunni atau ahlus sunnah wa al-jamȃ’ah menganggap ahlul bait Nabi saw. adalah orang-orang yang mulia, wajib dicintai dengan segala kebaikan yang dimiliki, namun bukan berarti mereka suci dari dosa, kesalahan, serta terbebas dari neraka. Banyak hadis Nabi saw. yang bebicara seputar ahlul bait baik dari jalur imamiyah maupun tidak, dan kesemuanya itu dijadikan dalil-dalil untuk melegitimasi tindakan superioritas mereka. Terdapat dua jalur periwayatan hadis yang akan menjadi objek penulisan ini, jalur imamiyah dan non imamiyah. Tulisan ini akan mendeskripsikan secara analitis pandangan syiah dan sunni dalam memahami hadis-hadis seputar ahlul bait yang menjadi rujukan mereka. Penulisan ini difokuskan pada keutamaan Fatimah yang dianggap sebagai ummul aimmah dan maksum dari segala dosa dan kesalahan.
 
Kata Kunci: Syiah, Sunni, hadis-hadis ahlul bait, Fatimah, maksum

Full Text:

PDF

References


Al Rasyidin. “Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren Musthafawiyah, Mandailing Natal,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Amini, Ibrahim. al-Mar’ah al-Namuziyyah fi al-Islam, pentj. Ali Yahya; Fatimah al-Zahra’ Wanita Teladan Sepanjang Masa. Jakarta: PT Lentera Basritma, 2000.

Ardiansyah. “Konsep Sunnah dalam Perspektif Muhammad Syahrur: Suatu Pembacaan Baru dalam Kritik Hadis,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 33, No. 1, 2009.

Arikunto, Suharsini. Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Azwar, Saifuddin. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999.

Bukhari al-, Muhammad Ibn Ismail. Sahih al-Bukhari. Beirut: Dar al-Fikri, 1981.

Butar-Butar, Arwin Juli Rakhmadi. “Kajian Ilmu Falak di Indonesia: Kontribusi Syaikh Hasan Maksum dalam Bidang Ilmu Falak,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Dahlan, Abd. Rahman. “Murtad: Antara Hukuman Mati dan Kebebasan Beragama (Kajian Hadis dengan Pendekatan Tematik),” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 32, No. 2, 2008.

Ibn at-Taimiyyah, Minhaj as-Sunnah, Juz VII. tp, t.tt.

Ibn Katsir, Tafsir Ibn Katsir. Juz VI. cet. Dar at-Thayyibah, t.tt.

Ilahi Zahir, Ihsan. asy-Syi’ah wa Ahlul Bait. Pakisatan: Idarah Turjumanu as-Sunnah, t.tt.

Ilyas, Ahmad Fauzi. “Syekh Ahmad Khatib Minangkabau Dan Polemik Tarekat Naqsyabandiyah Di Nusantara,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

J. Moleong, Lexi. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya, 2007.

Ja’far, “Respons Al Jam’iyatul Washliyah tentang Terorisme,” dalam Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 22, No. 1, (2017).

Ja’far, “Respons Dewan Fatwa Al Jam’iyatul Washliyah terhadap Isu Akidah dan Syariah di Era Global,” dalam al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, Vol. 10, No. 1 (2016).

Ja’far, “Tarekat dan Gerakan Sosial Keagamaan Shaykh Hasan Maksum,” dalam Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 5, No. 2, (2015).

Khair, al-, Muhammad Abu al-Laits. ‘Ulum al-Hadits Ashliha wa Ma’ashiruha. Malaisya: Dar asy-Syakir, 2011.

Lubis, Dahlia. “Persepsi Pemuka Agama terhadap Bias Gender Ditinjau Dari Latar Belakang Suku,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Majlisi, al-, Muhammad Baqir. Bihar al-Anwar. Jilid XXV. Beirut: Muassasah al-Wafa’, 1404.

Misrah. “Kebebasan Beragama dalam Perspektif Hadis,” MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 34, No. 2, 2010.

Naisaburi, an-, Muhammad bin ‘Abdillah Hakim. al-Mustadrak ʻalâ as-Shahîhain. Beirut: Dar al-Fikri, 2000.

Naisaburi, an, Muslim Ibn al-Hajjaj. Shahih Muslim. Beirut: Dar al-Fikri, 1993.

Nasution, Khoiruddin. “Wali Nikah Menurut Perspektif Hadis,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 33, No. 2, 2009.

Sholeh bin Fauzan. ‘Aqidah at-Tauhid. Dar al-Qasim, t.tt.

Siddik, Dja’far. “Dinamika Organisasi Muhammadiyah Di Sumatera Utara,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Siregar, Muhammad Habibi. “Otoritas Hirarki Kutub al-Sittah dan Kemandegan Kajian Fikih,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 38, No. 1, 2014.

Strauss, Anselem. Dasar-dasar Penelitian Kualitatif; Prosedur, Teknik, dan Teori Grounded. Surabaya: PT Bina Ilmu, 1997.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: