Dinamika Perkembangan Organisasi Islam di Sumatera Utara pada Era Kolonial: Kajian Berdasarkan Surat Kabar 1915-1942
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran organisasi Islam dan surat kabar lokal dalam membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat Sumatera Utara pada era kolonial (1915–1942). Melalui pendekatan sejarah dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa organisasi seperti Sarekat Islam (SI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Persatuan Islam (PERSIS), Al-Jam’iyatul Washliyah, Al-Ittihadiyah, dan Persatuan Muslim Tapanuli memiliki kontribusi signifikan dalam memadukan nilai-nilai keislaman dengan perjuangan melawan kolonialisme. Organisasi-organisasi ini berhasil menyatukan berbagai lapisan masyarakat melalui pendekatan inklusif berbasis agama, sekaligus memperjuangkan hak-hak sosial, politik, dan pendidikan umat Islam. Surat kabar lokal, seperti Benih Merdeka, berperan sebagai alat penyebaran informasi, medium propaganda, dan ruang diskusi publik yang mendorong kesadaran politik masyarakat. Surat kabar ini mencatat perjuangan organisasi Islam dan menjadi bagian penting dari rekonstruksi sejarah pergerakan nasionalisme di Sumatera Utara. Temuan ini menunjukkan pentingnya media cetak lokal sebagai sumber sejarah yang otentik, meskipun dokumentasi yang ada masih terbatas pada arsip kolonial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara organisasi Islam dan surat kabar lokal menciptakan ruang perjuangan yang strategis dalam melawan kolonialisme. Upaya pelestarian, seperti digitalisasi arsip surat kabar, diperlukan untuk memperkaya kajian sejarah dan memahami dinamika sosial-politik masyarakat Sumatera Utara pada masa kolonial.
<w:LsdException LocKeywords
Full Text:
PDFReferences
Dahlan, Z. (2020). Respons Muhammadiyah Di Indonesia Terhadap Ordonansi Guru Awal Abad Xx. Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences, 1(1), 26. https://doi.org/10.30821/islamijah.v1i1.7173
Hanifah, U. (2019). TRANSFORMASI SOSIAL MASYARAKAT SAMIN Di BOJONEGORO (Analisis Perubahan Sosial dalam Pembagian Kerja dan Solidaritas Sosial Emile Durkheim). Jurnal Sosiologi Agama, 13(1), 41. https://doi.org/10.14421/jsa.2019.131-02
Irawati, D., Azizah, N., Januar, & Kamal, M. (2024). RELEVANSI PEMIKIRAN TOKOH SOSIOLOGI KLASIK DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN ISLAM. 4, 462–471.
Latif, Y. (2005). Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abada ke 20. Bandung: Mizan.
Mahmud Chaniago, D., & Rusmiani Humairah, U. (2019). Pers Dan Perubahan Sosial Di Sumatera Barat Awal Abad Ke-Xx. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 14–30. https://doi.org/10.15548/khazanah.v0i0.186
Mibtadin, S. F. (2010). Humanisme Dalam Pemikiran Abdurrahman Wahid. Retrieved from https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6849/
Noor, I. (2016). Identitas Agama, Ruang Publik Dan Post-Sekularisme: Perspektif Diskursus Jurgen Habermas. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 11(1), 61. https://doi.org/10.18592/jiu.v11i1.733
Rahmat, A. E., & Suhaeb, F. W. (2023). Perspektif Emile Durkheim Tentang Pembagian Kerja Dan Solidaritas Masyarakat Maju. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(3), 2138–2144. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.5233/http
Rizkianto, A. (2021). Relasi Agama dan Pancasila : Mengukuhkan Karakter Kebangsaan. Jakarta: Pustaka Aksara.
Roza, E. (2017). Aksara Arab-Melayu di Nusantara dan Sumbangsihnya dalam Pengembangan Khazanah Intelektual. Tsaqafah, 13(1), 177. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v13i1.982
Rozikin, O., Mukhlas, O. S., & Saebani, B. A. (2024). Household Resilience in Rural and Urban Societies : A Sociological-Anthropological Perspective Ketahanan Rumah Tangga dalam Masyarakat Desa dan Kota : 6(1), 44–52. https://doi.org/10.51486/jbo.v6i1.210
Rustamana, A., Zahwan, A. H., Hilmani, F., Selma, A., & Narendra, D. (2024). METODE HISTORIS SEBAGAI PEDOMAN DALAM PENYUSUNAN PENELITIAN SEJARAH. Cendekia Pendidikan, 4(4), 50–54.
Sadeghi, A., Hall, J., Johnson, S., Wysocki, A., Kepner, K., Mangattu, M., … Burnes, B. (2002). Transformational Leadership : The Impact on Organizational and Personal Outcomes. 1(July), 186–197.
Supiyanto dkk. (2019). Format Ideal Deradikalisasi Agama.
Suryawati, I., Seran, A., & Sigit, R. R. (2021). Perempuan Subaltern Dunia Ketiga Dalam Tinjauan Teori Feminisme Poskolonial Gayatri Chakravorty Spivak. Focus, 2(2), 88–96. https://doi.org/10.37010/fcs.v2i2.336
Tilly, C., & Wood, L. J. (2013). Social Movements, 1768 - 2012 (3rd ed.). Routledge. https://doi.org/https://doi.org/10.4324/9781315632070
Utami, P. (2018). Sejarah Sumpah Pemuda. Modul Mata Kuliah Pendidikan Karakter Bangsa.
DOI: http://dx.doi.org/10.30829/jai.v9i2.23298
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Syahrial Arif Hutagalung, Achiriah Achiriah, Sori Monang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.