ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSISTENSI RITEL TRADISIONAL DALAM MENGHADAPI RITEL MODERN DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS

Muflihatul Fauza

Abstract


The aim of this study to determine the factors affecting the existence of traditional retail and the dominant factor affecting the existence of traditional retail in Medan Amplas. The research sample 100 respondents, the research method used is quantitative approach using path analysis and using SPSS version 16, LISREL version 8.8 and MSI excel program. Results of this study, the factors that influence to the purchasing decision is the price factor with the t value 3,34, while the factor of produk and place does not affect to purchasing decision. And the factors that influence directly to existence of traditional retail are produk, price and purchase decision factor, while the place do not effect it directly. And indirect effect of the existence of traditional retail through the purchase decision are the produk and price factor with t-value 4,88 and 2,44 is greater than t table 1,97.

Full Text:

PDF

References


Hermana Malano, Selamatkan Pasar Tradisional, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2011), h. 76.

Rusno, “Dampak Pesatnya Minimarket Waralaba Terhadap Usaha Kecil (Jenis Ritel)” dalam Jurnal Ekonomi Modernisasi Volume 4, Nomor 3, Oktober 2008 (Diakses pada tanggal 19 September 2016).

Philip Kotler dan Amstrong, Prinsip-Prinsip Pemasaran, (Jakarta: Erlangga, 2008), h. 226.

Christina Whidya Utami, Manajemen Ritel, (Jakarta: Salemba Empat, 2010), h. 75.

Rani Fransiska “Eksistensi Pasar Senggol di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru Menurut Ekonomi Islam”, 2015, h. 27, (Diakses pada tanggal 01 Desember 2016).

Maritfa Nika Andriani dan Mohammad Mukti Ali, “Kajian Eksistensi Pasar Tradisional Kota Surakarta” dalam Jurnal Teknik PWK, Volume 2, Nomor 2 2013, h. 253. (Diakses pada tanggal 02 November 2016).

Zamroni Salim, Industri Ritel Menggerus Pasar Tradisional, dalam majalah kompetisi, ISSN 1979-1259, (Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia, Edisi 34 2012), h. 15. (Diakses Pada 15 September 2016)

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2007, h. 4 (Diakses pada 20 September 2016).

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1995 Tentang Usaha Kecil, h. 4 (Diakses pada 26 April 2017).

Christina Whidya Utami, Strategi Pemasaran Ritel, (Jakarta: PT. Indeks Jakarta, 2008), h. 13.

Ibid, h. 16.

Ibid.

Ibid, h. 17

Ibid.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, Edisi Keempat, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008), h. 357.

Maritfa Nika Andriani dan Mohammad Mukti Ali, “Kajian Eksistensi Pasar Tradisional Kota Surakarta” h. 256.

Lamd, dkk, Pemasaran Buku, (Jakarta: Salemba Empat, 2001), h. 188

Etta Mamang Sangadji dan Sopiah, Perilaku Konsumen, (Yogyakarta: Andi Publisher, 2014) h. 24-25.

Maritfa Nika Andriani dan Mohammad Mukti Ali, “Kajian Eksistensi Pasar Tradisional Kota Surakarta” h. 256.

Philip Kotler dan Amstrong, Prinsip Prinsip Pemasaran, Edisi 13 Jilid I, (Jakarta: Erlangga, 2012), h. 51.

Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran, alih bahasa Bob Sabran, (Jakarta:Erlangga, 2012) h. 92.

Ernie Trisnawati Sule, Manajemen Bisnis Syariah, (Bandung: PT Refika Aditama, 2016), h. 162.

Ibid, h. 168.

Roscoe, J.T. Fundamental Research Statistics for the Behavioural Sciences , 2nd edition. (New York: Holt Rinehart & Winston, 1975), h. 64.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.