The Management of Dengue Hemorrhagic Fever Endemicity in Semarang City, 2010–2019

Najwa Reyka Salsabila, Carolina Santi Muji Utami

Abstract


Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the infectious diseases that remains a public health problem in the city of Semarang. From 2010 to 2019, the number of DHF cases fluctuated, with an upward trend during certain periods. This study aims to analyze the dynamics of DHF cases in the period 2010 to 2019, as well as to examine the response of the government and the community in efforts to combat it. This study discusses how DHF cases in Semarang City fluctuate each year and what kind of response is taken to control the disease. The research method used is the historical method, which consists of four elements: heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Data was obtained from newspaper archives, reports, and relevant previous studies. The results of the study show that the fluctuation in dengue fever cases is also influenced by environmental factors, population density, and seasonal changes, while the government and community responses are carried out through mosquito breeding site eradication programs, fogging, and health education. Combating dengue fever requires continuous cooperation between the government and the community so that dengue fever cases can be reduced more effectively.

Keywords


Dengue fever; Endemic; Government; Citizen.

Full Text:

PDF

References


Warga Semarang Menderita DBD di Awal Tahun, 3 Meninggal Dunia. n.d. Retrieved January 20, 2026. https://news.detik.com/berita/d-2826496/212-warga-semarang-menderita-dbd-di-awal-tahun-3-meninggal-dunia.

Adyat Ade Wijaya, Uqud, and Diding Suhardi. 2022. “Penanganan Permasalahan Banjir di Kota Semarang.” Seminar Keinsinyuran Program Studi Program Profesi Insinyur 2(1). doi:10.22219/skpsppi.v3i1.5053.

Ambulans Siaga di Setiap Posko. 2013.

Arivadany, Ardhya Meilya Rizky. 2024. “Dampak Perubahan Iklim Terhadap Penyebaran Demam Berdarah : Tinjauan Literatur.” 5.

Awal Tahun, 122 Pasien DBD, Tiga Meninggal. 2019. Suara Merdeka, February 18.

Badan Pusat Statistika Kota Semarang. 2018. “Indikator Perkembangan Penduduk Kota Semarang, 2010 - 2017.”

Budiarto, Eko. 2003. Pengantar Epidemiologi. Jakarta: EGC.

Ciptono, Fachri Anantyo, Martini, Sri Yuliawati, and Lintang Dian Saraswati. 2021. “Gambaran Demam Berdarah Dengue Kota Semarang Tahun 2014-2019.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa 11:1–5.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. 2011. Profil Kesehatan Kota Semarang 2010. Semarang.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. 2012. Profil Kesehatan Kota Semarang 2011. Semarang: Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. 2015. Profil Kesehatan Kota Semarang 2015. Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. 2016. Profil Kesehatan Kota Semarang 2016.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. 2017. Profil Kesehatan Kota Semarang 2017. Semarang: Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. 2019a. Profil Kesehatan Kota Semarang 2018. Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. 2019b. Profil Kesehatan Kota Semarang 2019. Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Kementerian Kesehatan RI. 2023. Deteksi Dini Demam Berdarah Dengue (DBD) Dan Pengendaliannya Di Indonesia Tahun 2023.

Kuntowijoyo. 2013. Pengantar Ilmu Sejarah. 1st ed. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Lestari, Elyzabeth, and Dra Margaretha Suryaningsih. n.d. “Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2010 Tentang Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Tembalang (Puskesmas Kedungmundu) Oleh :”

Lidia Ariska. 2016. “Analisis Epidemiologi Kejadian DBD Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang Tahun 2015.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 3–5.

Musim Kemarau, Pasien DB Menurun. 2009. Suara Merdeka, Harian.

Nariswara, Reyzi Hanandita, Sri Yuliawati, Nissa Kusariana, and Retno Hestiningsih. 2021. “Hubungan Faktor Perilaku Jumantik Terhadap Kepadatan Jentik di Wilayah Binaan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik Puskesmas Candilama Kota Semarang.” Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) 9(5):581–88. doi:10.14710/jkm.v9i5.30712.

Nisa, Wiwik Durrotun, Harsoyo Notoatmojo, and Afiana Rohmani. 2013. “Karakteristik Demam Berdarah Dengue pada Anak di Rumah Sakit Roemani Semarang.” 1.

Pemetaan Tingkat Kerawanan Banjir di Kota Semarang Menggunakan Metode Overlay Dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis. 2023. https://geo.mapid.io/blog_read/{{url()->current()}}.

Pemprov Harus Pro Aktif Tanggulangi DBD. 2019. Radar Semarang, February 23.

Perda Kota Semarang No. 5 Tahun 2010. 2010. http://peraturan.bpk.go.id/Details/274716/perda-kota-semarang-no-5-tahun-2010.

Piye Jal. 2010. Suara Merdeka.

Supriyanto, Wahyu. 2019. “Analisis Spasial Kepadatan Larva pada Wilayah Kasus Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Sendangmulyo Kota Semarang.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 7.

Untuk DBD Dianggarkan Rp 1,5 Miliar. 2010. Suara Merdeka, February 4.

Wasino, and Endah Sri Hartatik. 2018. Metode Penelitian Sejarah: Dari Riset Hingga Penulisan. Magnum Pustaka Utama.

Waspadai DB, Diare, dan Tifus. 1997. Suara Merdeka, Harian.

Wibisono, Lanang. 2019. “Berantas Nyamuk, Pemkot Semarang Hindari Fogging.” https://halosemarang.id/berantas-nyamuk-pemkot-semarang-hindari-fogging/.

Yunita Rohmawati. 2024. “Analisis Faktor – Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kota Semarang.” Universitas Negeri Semarang, Semarang.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/juspi.v9i2.27887

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Najwa Reyka Salsabila, Carolina Santi Muji Utami

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

?

JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam)

Published by Program Studi Sejarah Peradaban Islam
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
Email: jurnal.juspi@uinsu.ac.id

JUSPI is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

?