Malay Personality and the Impact of Modernity

Syarkoni Syarkoni, Cholidi Zainuddin, Muhammad Syawaludin, Hendri Farozah

Abstract


Globalization has brought dynamic changes to Malay culture, where Malay identity faces challenges from external influences, modernization, and cultural commodification. Lifestyle changes resulting from modernization and urbanization can threaten the sustainability of cultural heritage. Like other elements of Malay culture, traditional houses, including performing arts, are vulnerable to commodification where their meaning is transformed into mere objects of consumption. Facing crises and hegemonic threats, Malay culture tends to refer back to history to rediscover "identity" and rebuild self-confidence, so that Malay society does not lose its collective identity, but can adapt to change while still upholding good values. The influence of modernity can result in changes in values, namely the entry of new values from outside due to developments in science and technology which can shake and fade the noble values of Malay personality. Malay society is required to be able to adapt to modernization without losing its identity, by making religion and culture its foundation. Malay culture always adheres to the saying "Adat bersendi syarak, syarak bersendikan Kitabullah". The aim of this research is to find out the theoretical definition of Malay Personality and Modernity, and to find out the characteristics of Malay Personality and its development and challenges in the current era of Modernization. Meanwhile, the benefits of writing this paper can increase knowledge about Malay Personality and the influence of Modernity.

Keywords


Personality; Malay; Modernity.

Full Text:

PDF

References


Abdulrahman Mas’ud. (2019), Sejarah peradaban Islam. Penerbit; Amzah.

Admin. (2022). Identitas Kepribadian Melayu. Retrieved January 31, 2026, from Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau website: https://disbud.kepriprov.go.id/identitas-kepribadian-budaya-melayu/

Amrizal, & Kamaliasari, S. (2020). Kebudayaan Melayu; Mewariskan Tradisi dan Merekonstruksi Masa Depan. Retrieved January 31, 2026, from Scribd website: https://www.scribd.com/document/453825664/naskah-buku-budaya-melayu

Azyumardi Azra, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII Akar Pembaharuan Islam Indonesia, Kencana, 2013.

Banjarnahor, A. R., Taruna, M. S., Faried, A. I., Suryani, W., Hutama, N. A., M, A. R. J., … Simarmata, J. (2023). Ekonomi Digital Transformasi di Era Digital.

Baudelaire, C. (1864). The Painter of Modern Life. Phaidon Press.

Berry, J. W. (1997). Imigration, Acculturation, and Adaption, lead article, Journal Applied Psychology: an International Review. 46, (1), 5-68.

Berry, J. W, Jean S. Phinney, David L. Sam, Paul Vedder. (2006). “Imigrant Youth: Acculturation, Identity, and Adaptation.” Journal: Applied Psychology: An International Review. 55, (3), 303-332.

Charles Baudelaire, The Painter of Modern Life, 1864.

Chaplin, Kamus Lengkap Psikologi, Cetakan keenam, PT RajaGrafindo Persada, 2000.

Dahlan, S. (2004). Budaya Melayu Riau Pada Era Globalisasi. Jurnal Ilmu Budaya, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.31849/jib.v1i1.667

Daryanti, N., Harahap, O. M. H., & Wihidayati, S. (2022). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Khitbah Dalam Keadaan Modern Di Desa Tambang Sawah Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong. IAIN Curup.

Edward Said, Orientalism, Pantheon Books, 1978.

Endah Triastuti & Dimas Adrianto, Kajian Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Anak dan Remaja, 2017

Eko Aditiya Meinarno, Strategi Akulturasi pada Dewasa Muda di Indonesia, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2021.

Etty Sugiarti, Ensiklopedia Zaman Prasejarah, Asal Usul Persebaran Nenek Moyang di Indonesia (Gramedia Literasi), Balai Pustaka/Kemendikbud untuk tingkat sekolah, 2020.

Effendy, T., Mudra, M. Al, & Shofwani, M. I. (2004). Tunjuk Ajar Melayu : (Butir-Butir Budaya Melayu Riau). Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu.

Fahmi Cakra Dwi Guna, Komunikasi Sebagai Sarana Akulturasi Antara Kaum Urban Dengan Masyarakat Lokal. (Studi Di Kampung Bahari Pulau Baai Bengkulu), 2023.

Hamid, I. (1983). Kesusastraan Melayu Lama dan Warisan Peradaban Islam. Selangor: Fajar Bakti.

Hamka. (1981). Sejarah Ummat Islam IV. Jakarta: Bulan Bintang.

Hasan Alwi, dkk, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Balai Pustaka, PT. Gramedia Pustaka Utama, Edisi V, 2020.

Hendrik, M. (2005). Tegak Menjaga Tuah, Duduk Memelihara Marwah: Mengenal Sosok, Pikiran dan Pengabdian H. Tenas Effendy. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu.

Hidayat. (2007). Akulturasi Islam dan Budaya Melayu : Studi Tentang Ritus Siklus Kehidupan Orang Melayu di Pelalawan Provinsi Riau. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

https://disbud.kepriprov.go.id/identitas-kepribadian-budaya-melayu/

https://yogitandomang.blogspot.com/2018/11/sifat-merajuk-dalam-teori-kepribadian.html

https://www.kompas.com/skola/read/2022/12/19/090000669/7-definisi-akulturasi-menurut-para-ahli.

https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/15230/

https://kenali.co.id/kepribadian-dan-identitas-orang-melayu/Jambi, 2025

https://disbud.kepriprov.go.id/identitas-kepribadian-budaya-melayu/

Ihsan Sanusi, Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan (Vol. 01, No. 1, Juni 2017), artikel "Globalisasi Melayu: Peluang dan Tantangan Membangun Identitas Melayu dalam Konteks Modernitas", Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, Lampung, 2017.

Isjoni, Peradaban Melayu Sebagai Khasanah Peradaban Nusantara, Penerbit: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, 2007.

John W. Creswell, Research Design, Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran, Penerbit Pustaka Pelajar, Cetakan III, tahun 2018.

Jumadi, "Membangun Kepribadian Melayu Baru: Integrasi Nilai Budaya, Marwah, dan Modernitas" (atau tema serupa terkait revitalisasi jati diri Melayu), Jurnal Segeram (Jurnal Pengabdian Masyarakat/Sosial Budaya), Vol 4 No 02 (2024), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, 2024.

Kartini Kartono, Kamus Lengkap Psikologi. PT RajaGrafindo Persada (Jakarta)., 2011.

Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Koentjaraningrat. (2004). Kebudayaan, Mentalitas Dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Koentjaraningrat. (2007). Masyarakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan (H. S. Ahimsa-Putra, Ed.). Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Koentjoroningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Lynn Wicox, Psikologi Kepribadian, Menyelami Misteri Kepribadian Manusia, Yogyakarta : IRCISOG, 2018.

Maryamah, Aulia Ersyliasari, Masykuria Luthfia Ananda, dan Julinda, Antropologi Melayu, UIN Suska Riau, 2023.

Muhammad Takari, abstract paper berjudul “Tradisi Lisan Di Alam Melayu”, dalam https://www.academia.edu/58793170/Tradisi_Lisan_DI_Alam_Melayu.

Natuna, U. (2024). Building a New Malay Personality Integration of Traditional Values and Modern Innovation. Segeram Journal, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.56783/seg.v4i02.256

Nike Daryanti, Skripsi, Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Khitbah Dalam Keadaan Modern Di Desa Tambang Sawah Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong, E-Theses IAIN Curup (Repositori Institusi), 2022.

Pratama, M. E. N., Fadhilah, S. N., Romadhona, Z. U., Muslimah, Z., & Maryamah. (2025). Akulturasi Islam dan Peradaban Melayu dalam Tradisi Kelahiran Orang Melayu Palembang. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 12(2). https://doi.org/https://doi.org/10.69896/89tn6c90

Putri, V. K. M. (2022). 7 Definisi Akulturasi Menurut Para Ahli. Retrieved January 31, 2026, from Kompas.com website: https://www.kompas.com/skola/read/2022/12/19/090000669/7-definisi-akulturasi-menurut-para-ahli

Riska Zahra, Saniyyah Aliyyah Irkanidi, Larin Angel Parera, Akulturasi Islam Dan Peradaban Melayu Dalam Tradisi Kelahiran Orang Melayu Palembang, Jurnal Islamika, Vol. 8, No. 1(2025): 25—34.

Said, E. W. (2010). Orientalisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sarwono, S. W. (2009). Pengantar Psikologi Umum (Eko A. Meinarno, Ed.). Medan: Raja Grafindo Persada.

Subandi, Psikologi & Budaya, Kajian Berbagai Bidang, Pustaka Pelajar, (2019).

Sugiarti, E. (2010). Ensiklopedia Zaman Prasejarah, Asal Usul Persebaran Nenek Moyang di Indonesia. Jakarta: CV Pamularsih.

Sugiyono, Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, dan Disertasi, Penerbit Afabeta Bandung, Cetakan ke-5, tahun 2020.

Tanjung, Y. (2018). Pemukiman Elite Kesultanan Deli Kota Maksum. Budaya, Puteri Hijau: Jurnal Sejarah Dan, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.24114/ph.v3i1.11744

Tenas Efendi, Tegak Menjaga Tuah, Duduk Memelihara Marwah, Balai Kajian Pengembangan Budaya Melayu, (2005).

Tenas Effendy, Tunjuk Ajar Melayu (Butir-Butir Budaya Melayu Riau), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan Tenas Effendy Foundation, 2015.

Tenas Effendy, Adat Kesantunan Melayu, Lembaga Adat Melayu Riau, 2017.

Ulul Azmi dkk, Budaya Melayu Riau Pada Era Globalisasi, Jurnal Neliti, 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/juspi.v9i2.27501

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Syarkoni Syarkoni, Cholidi Zainuddin, Muhammad Syawaludin, Hendri Farozah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

?

JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam)

Published by Program Studi Sejarah Peradaban Islam
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
Email: jurnal.juspi@uinsu.ac.id

JUSPI is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

?