Representasi Perpustakaan dalam Film Pendek "The Library”

Moch. Fikriansyah Wicaksono

Abstract


Bidang keimuan yang menarik dipelajari pada abad ini salah satunya adalah perpustakaan. Saking menariknya sering kali perpustakaan dijadikan latar atau background dalam beberapa film, baik film di tanah air atau luar negeri. Pada kajian ini mencoba mencari representasi perpustakaan dari film yang berjudul “The library” yang merupakan film buatan dari negara Thailand.  Untuk melihat representasi metode yang digunakan adalah semiotika Rolland barthes. Hasil kajian ini film pendek The Library ini perpustakaan direpresentasikan berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan buku-buku cetak yang cenderung tebal , selain itu perpustakaan dalam film ini direpresentasikan sebagai tempat yang sepi, tenang yang menuntut pengguna layanan perpustakaan untuk senantiasa tenang dan tidak diperbolehkan berisik. Selanjutnya fungsi perpustakaan dari film pendek ini direpresentasikan sebagai tempat untuk kontestasi para anggota homoseksual atau gay. Dimana mereka secara langsung dan tanpa sensor melakukan beberapa adengan mesra kepada penonton film bahwa mereka bagian dari anggota gay.

 


Keywords


Perpustakaan, Pustakawan, Film Perpustakaan.

Full Text:

PDF

References


Arsyad, azhar. 2003. Media Pengajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Bungin, Burhan. 2008. Konstruksi Sosial Media Massa. Jakarta : Kencana

Chandler, Daniel. 2001. Semiotics for Beginner, (Online).

(http://visual-memory.co.uk/daniel/Documents/S4B/, diakses 8 Mei 2017).

Christomy, Tommy. 2001. “Pengantar Semiotik Pragmatik Peirce: Nonverbal dan Verbal”

dalam Pusat Penelitian Kemasyrakatan dan Budaya Lembaga Penelitian Universitas

Indoensia, Bahan Pelatiahan Semiotika, hlm. 7-14. Jakarta.

Cobley P, Janz L. 1997. Mengenal Semiotika for Beginners (Terjemahan). Bandung: Mizan Media Utama.

Deviana, Susi. 2011. “Representasi Nilai Kepahlawanan dalam Film: Stusi analisis semiotika nilai-nilai kepahlwanan direpresentasikan dalam film Harap Tenang Ada Ujian.” Skripsi S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Eriyanto.2001. Analisis Wacana Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta : LkiS

Fairelough, Norman, 1993. Languge and Power. London and New York,

Longman.

Hall, Stuart. 1979. Representation: Culture Representation and Signifying Practices. London: Sage Publication

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2005. Jakarta: Balai Pustaka

Office Of The Historian. 2016. Visits By Foreign Leaders of Indonesia, (Online). (https://history.state.gov/departmenthistory/visits/indonesia, diakses 15 Mei 2017).

Sobur A. 2001. Analisis Teks Media; Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik Dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sulistyo-Basuki, 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan.Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Thailand, negara yang ramah terhadap kaum gay | merdeka.com. (n.d.). Diambil 7 November 2016, dari https://www.merdeka.com/peristiwa/thailand-negara-yang-ramah-terhadap-kaum-gay.html

Undang-Undang Republik Indoenesia Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan

Undang-Undang Republik Indoenesia Nomor 8 Tahun 1992 Tentang Perfilman




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/jipi.v5i1.7218

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) by Program Studi Ilmu Perpustakaan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/jipi/.