Multitasking Librarian: Salah Satu Strategi Menghadapi Era MEA

Zeni Istiqomah

Abstract


 

Abstrak

Persaingan di era MEA atau sering disebut dengan istilah EAC (Asian Economic Community) semakin ketat dan semakin terbuka, untuk itu masyarakat Indonesia dituntut dapat bersaing dalam skala internasional. Perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi harus bisa menyediakan sumber-sumber informasi yang aktual dan sesuai yang dibutuhkan oleh masyarakat pemustaka. Kualitas layanan dan kemampuan pustakawan harus lebih ditingkatkan, agar perannya tidak dapat digantikan oleh penyedia jasa lainnya. Kualitas layanan menjadi sebuah sorotan awal bagi setiap pemustaka, untuk itu layanan yang baik akan mencerminkan diri perpustakaan. Peningkatan kualitas layanan ada dua, yaitu functional quality dan technical quality. Functional quality berhubungan dengan kelengkapan koleksi, ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana yang memadai. Technical qulity berhubungan dengan keahlian pustakawan yang dituntut harus multitasking. Kompetensi yang harus dimiliki oleh pustakawan yaitu soft skill yang baik, diantaranya memiliki interpersonal skill dan hospitality skill yang baik. Selain itu Kemampuan dalam hal keilmuan (technology skill, language skill, peran dalam dunia pendidikan) harus ditingkatkan, mengingat masyarakat pemustaka semakin ke sini semakin canggih.   

Abstract

Competition in the era of MEA or AEC (Asian Economic Community) is getting tighter and more open, to the people of Indonesia are required to compete on international scale. Libraries as information providers must be able to provide sources of actual and appropriate information needed by the user community. The quality of service and the ability of librarians should be improved, so that its role can not be replaced by other service providers. Quality of service becomes an early spotlight for each user, for the service which will better reflect the library themselves. Improved quality of service there are two, namely functional quality and technical quality. Functional quality associated with the completeness of the collection, availability of facilities and adequate infrastructure. Technicalqulity expertiseassociated with librarians who are required to be multitasking. Competencies that must be owned by a librarian is soft a goodskills, which have interpersonal skills and hospitality skills are good. In addition to the ability in terms of science (technology skills, language skills, role in education) should be increased, given the growing user community here more sophisticated.


Keywords


librarian; multitasking librarian

Full Text:

PDF

References


Damayanti, Ninis Agustini. “Interpersonal Skill dalam pelayanan perpustakaan”. Jurnal studi Perpustakaan dan Informasi, Vol.1, No. 1, Juni 2005. Diunduh dari http://eprints.rclis.org/9351/1/Ninis-Pustaha-jun2005-04.pdf diakses tanggal 14 April 2016 pukul 10.23 WIB.

Ean, Lee Cheng. 2016. “NUS Librarians, Partners in Learning, Teaching and Research”. Materi Seminar Internasional. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Diunduh dari http://bit.ly/1r15En6 diakses tanggal 22 Maret 2016 pukul 09.17 WIB.

Ibrahim, Ratih. 2016. “Multitasking Librarian in The Global Era: Service Excellent”. Materi Seminar Internasional. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Diunduh dari http://bit.ly/1NF6ssj diakses tanggal 22 Maret 2016 pukul 09.14 WIB.

Kuwat Triyana. 2016. “Peran dan Dukungan Pustakawan dalam Kegiatan Pembelajaran, Penelitian, dan Publikasi Ilmiah”. Materi Seminar Internasional. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Diunduh dari http://bit.ly/1NZkm3e diakses tanggal 22 Maret 2016 pukul 09.16 WIB

Pendit, Putu Laxman. 2007. Perpustakaan Digital Perspektif Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta: Sagung Seto.

Qalyubi, Syihabuddin dkk. 2007. Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Adab, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Restanti, Anisa Sri. 2015. “Strategi dan Peran Pustakawan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN”. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Terbuka UT CC, 26 Agustus 2015. Diunduh dari http://www. pustaka.ut.ac.id/dev25/fisip2015/fisip2015_10_anisasr.pdf, diakses Tanggal 18 April 2016 pukul 19.20 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/jipi.v1i1.112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 JIPI: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

License

Creative Commons License

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) by Program Studi Ilmu Perpustakaan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/jipi/.

 

Harvesting: http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/jipi/oai