Editorial Policies

Focus and Scope

This journal is focused on the study of library and information science. The coverage include both review articles as well as research articles in those fields. Subjects coverd in this journal include:

  • Librarian and Archivist Professional Ethics;
  • Management of Public, Special Libraries, Schools and Colleges;
  • Information Literacy;
  • Services at Libraries and Archive Institutions
  • Preservation and Conservation of Information Media
  • Information Technology in Libraries and Archive Institutions 
  • Library and Social Media;
  • Big Data and Data Analitics;
  • Library and Archives Collection Management;
  • Open Access, Open Data and Data Management;
  • Other topics related to the fields of Information Science, Library and Archives

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Proses review pada jurnal IQRA menggunakan double blind peer review dimana baik pengarang maupun reviewer tidak akan mengetahui satu sama lain pemilik artikel dan reviewer artikel.

 

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

Archiving

This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. More...

 

Author Guidelines

Panduan untuk penulis

Untuk menjaga standarisasi gaya penulisan makalah yang akan diterbitkan pada jurnal IQRA, pengarang disarankan untuk membaca terlebih dahulu panduan penulisan.

Ketentuan umum penulisan artikel pada jurnal IQRA adalah sebagai berikut:

  1. Secara umum gaya penulisan (writing style) yang digunakan dalam penulisan adalah APA 6th edition. Gaya penulisan ini mengatur tentang cara penulisan bibliografi, baik pada tata cara penulisan kutipan maupun daftar bacaan akan mengacu pada standar APA tersebut;
  2. Jumlah halaman akhir artikel adalah 20-25 halaman;
  3. Disarankan menggunakan aplikasi Zotero atau Mendeley untuk menjaga standarisasi dan konsistensi dalam menuliskan sitasi dan bibliografi serta membantu mempermudah dalam manajemen sumber informasi;
  4. Untuk template penulisan artikel dapat didownload disini

 

Copyright

Hak Cipta

Semua artikel yang dikirimkan penulis dan diterbitkan di Jurnal IQRA'. sepenuhnya hak cipta penerbitan dari Jurnal IQRA' dengan mengisi lembar pernyataan hak cipta da mengirimkan ke penerbit

 

Etika Publikasi

Kode Etik Pengelola Jurnal

  1. Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, keberkalaan, dan akreditasi apabila diperlukan.
  2. Menentukan keanggotaan dewan editor.
  3. Mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, mitra bestari, dan pihak lain dalam suatu kontrak.
  4. Menghargai hal-hal yang bersifat rahasia, baik untuk peneliti yang berkontribusi, pengarang, editor, maupun mitra bebestari.
  5. Menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual, khususnya hak cipta.
  6. Melakukan telaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada pengarang, dewan editor, mitra bebestari, dan pembaca.
  7. Membuat panduan kode berperilaku bagi editor dan mitra bebestari.
  8. Mempublikasikan jurnal secara teratur.
  9. Menjamin ketersediaan sumber dana untuk keberlanjutan penerbitan jurnal.
  10. Membangun jaringan kerja sama dan pemasaran.
  11. Mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.

Kode Etik Editor

  1. Mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan.
  2. Menerapkan proses untuk menjamin mutu karya tulis yang dipublikasikan.
  3. Mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif.
  4. Memelihara integritas rekam jejak akademik pengarang.
  5. Menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan.
  6. Bertanggung jawab terhadap gaya dan format karya tulis, sedangkan isi dan segala pernyataan dalam karya tulis adalah tanggung jawab pengarang.        
  7. Mengkaji efek kebijakan terbitan terhadap sikap pengarang dan mitra bebestari serta memperbaikinya untuk meningkatkan tanggung jawab dan memperkecil kesalahan.
  8. Memiliki pikiran terbuka terhadap pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi. 
  9. Tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif.
  10. Mendorong pengarang, supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.

Kode Etik Mitra Bestari

  1. Mendapat tugas dari editor untuk menelaah karya tulis dan menyampaikan hasil penelaahan kepada editor, sebagai bahan penentuan kelayakan suatu karya tulis untuk diterbitkan.
  2. Karya tulis ditelaah secara tepat waktu sesuai gaya selingkung terbitan berdasarkan kaidah ilmiah (metode pengumpulan data, legalitas pengarang, kesimpulan, dll.).
  3. Menelaah kembali karya tulis yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
  4. Mendorong pengarang untuk melakukan perbaikan karya tulis dengan memberikan kritik, saran, masukan, dan rekomendasi.
  5. Menjaga privasi pengarang dengan tidak menyebarluaskan hasil koreksi, saran, dan rekomendasi.
  6. Penelaah tidak boleh melakukan telaah atas karya tulis yang melibatkan dirinya, baik secara langsung maupun tidak.
  7. Mengikuti pedoman penelaahan karya tulis bagi mitra bebestari dan mengisi formulir penilaian karya tulis yang ditetapkan oleh editor.
  8. Menelaah karya tulis secara substantif bukan telaah tata bahasa atau tanda baca dan salah ketik.
  9. Menjamin prinsip kebenaran, kebaruan, dan keaslian; mengutamakan manfaat karya tulis bagi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi; serta memahami dampak tulisan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. 
  10. Tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan rekomendasi keputusan tidak objektif.      
  11. Menjunjung tinggi objektivitas, terbebas dari pengaruh dari manapun.                                  
  12. Menjamin kerahasiaan temuan yang ada dalam karya tulis sampai terbit. 
  13. Memiliki pemahaman yang luas atas kepakaran yang ditekuni sehingga bisa memberikan penelaahan karya tulis secara tepat dan benar.
  14. Menolak untuk melakukan telaah apabila karya tulis yang akan ditelaah bukan berasal dari bidang kepakarannya. Apabila mengetahui keberadaan pakar lain yang lebih sesuai, dapat memberi rekomendasi kepada editor untuk meminta pakar tersebut menjadi mitra bebestari.  
  15. Memiliki pikiran terbuka terhadap pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi.
  16. Menolak untuk melakukan penelaahan apabila tidak dapat memenuhi tenggat waktu yang diberikan oleh editor. Apabila berhalangan, mitra bebestari memberi tahu editor seawal mungkin.     
  17. Hasil penelaahan disampaikan secara jujur, objektif, dan didukung oleh argumentasi yang jelas. Beberapa kemungkinan rekomendasi hasil penelaahan adalah:
  • Diterima tanpa perbaikan
  • Diterima dengan perbaikan minor (setelah perbaikan oleh pengarang, tidak perlu kembali ke mitra bebestari)
  • Diterima dengan perbaikan besar (setelah perbaikan oleh pengarang, kembali ke mitra bebestari untuk ditelaah ulang)
  • Ditolak dan disarankan untuk dipublikasi di tempat lain yang sesuai
  • Ditolak dan dianjurkan untuk tidak dipublikasi di mana pun karena pekerjaan cacat secara ilmiah atau berdampak merugikan bagi pengguna/masyarakat.

Kode Etik Pengarang/Penulis Artikel

  1. Pengarang bertanggung jawab secara kolektif untuk pekerjaan dan isi artikel meliputi metode, analisis, perhitungan, dan rinciannya.
  2. Pengarang segera menanggapi komentar yang dibuat oleh para mitra bebestari secara profesional dan tepat waktu.
  3. Pengarang menginformasikan kepada editor jika akan menarik kembali karya tulisnya.         
  4. Pengarang menjelaskan keterbatasan-keterbatasan dalam penelitian.                        
  5. Pengarang menghormati jika ada permintaan penerbit untuk tidak mempublikasikan hasil penemuan berupa wawancara atau melalui media publikasi lain sebelum dipublikasikan oleh penerbit.
  6. Pengarang menginformasikan kepada editor tentang (sejumlah) karya tulis yang merupakan bagian sebuah penelitian bertahap, multidisiplin, dan berbeda perspektif.                                  
  7. Pengarang membuat pernyataan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain.
  8. Jika ada kesalahan dalam karya tulis, pengarang segera memberitahukan kepada editor atau penerbit.
  9. Pemakaian bahan-bahan bagian publikasi lain yang memiliki hak cipta terlebih dahulu memperoleh izin tertulis dan memastikan adanya ucapan terima kasih.
  10. Pengarang merujuk kerja orang lain secara tepat dalam sitasi dan kutipan yang dipakai dalam karya tulis.   
  11. Apabila menyampaikan penemuan baru atau memperbaiki penemuan pihak lain, pengarang menyebutkan peker jaan orang lain yang telah dilakukan sebelumnya.       
  12. Pengarang tidak menyalin daftar pustaka suatu terbitan jika memang tidak membaca sendiri karya tulis yang disitasi.     
  13. Apabila diminta, pengarang menyiapkan bukti bahwa penelitian yang dilakukan telah memenuhi persyaratan etik penelitian termasuk menyediakan catatan lapangan.
  14. Pengarang merespons secara memadai jika ada komentar atau tanggapan sesudah karya tulis dipublikasikan.