KONTRIBUSI PEMIKIRAN 'ALA' AD-DIN IBN AHMAD AL-IDLIBI DALAM METODE KRITIK MATAN HADIS

Ahmadi Ritonga

Abstract


Abstrak: Dalam menjaga dan memilihara hadis agar senantiasa terpelihara dari syaz dan ‘illah, maka perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode yang telah ada sejak periode Rasulullah saw, Sahabat, tabi‘ at-tabi‘in dan sampai pada ulama hadis (muhadditsin). Pada masa rasul kritik matan (intern) hadis telah ada, walaupun masih dalam bentuk konfirmasi, pada masa sahabat metode kritik matan yang dilakukan dengan membandingkan antar riwayat demi mendapatkan akurasi matan hadis, dan pada masa tabi‘in lebih berorientasi terhadap bagaimana ‘illah dan syaz-nya redaksi hadis, sedangkan masa muhadditsin cenderung kritik matan itu pada tingkat persoalan ditolak atau diterimanya. Metode kritik matan yang dilakukan al-Idlibi menjadi satu sorotan khusus terhadap peneliti hadis di abad modern terutama pada kritik matan hadis, bahkan metode kritik matan hadis yang sangat komprehensif menurut hipotesa berdasarkan literatur, Salah ad-Din ibn Ahmad al-Idlibi lah tokohnya, di abad modern yang membahas secara spesialis terhadap matan, makanya kontribusi al-Idlibi dalam metode kritik matan melalui karyanya yang penomenal (Manhaj Naqd al-Matn ‘Ind ‘Ulama’ al-Hadis an-Nabawi) yang diterbitkan di Beirut pada Dar al-Afaq al-Jadidah pada tahun 1983 sebagai terbitan pertama yang banyak menginspirasi terhadap bermunculannya kitab-kitab yang berkaitan dengan metode kritik matan hadis sesudahnya.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: