Strengthening Harmonious Islam Through a Philological Approach
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aziz, Fuady. (1993). Filologi (Suatu Pengantar). Yogyakarta: Fakultas Adab Sunan Kalijaga.
Baried, S. B. (1985). Pengantar Teori Filologi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan DepDikBud.
“Belanda Kembalikan 13.000 Naskah Kuno ke Indonesia.” 2016. Diakses 8 November 2016. http://news.okezone.com/read/2016/02/24/510/1319937/belanda-kembalikan-13-000-naskah-kuno-ke-indonesia.
Djamaris, Edwar. (2002). Metode Penelitian Filologi. Jakarta: Manasco.
Fadlullah, Mahdi. (1998). Uṣūl Kitābah al-Baḥṡ wa Qawāid al-Taḥqīq. Beirut: Dār al-Ṭalīah.
Fathurrahman, Oman. (1999). “Penelitian Naskah-naskah Arab Mengejar Ketinggalan.” At-Turas 8.
Harun, Abdul Salam. (1997). Tahqiq al-Nushus wa Nasyriha. Cet. VII. Kairo: Maktabah al-Khaniji.
Howard, J. H. (1966). Malay Manuscripts: A Bibliography Guide. Kuala Lumpur: University of Malaya Library.
Luthfi, Khabibi Muhammad. (2016). “Kontekstualisasi Filologi dalam Teks-Teks Islam Nusantara.” Jurnal Kebudayaan Islam 14 (1): Januari–Juni.
Pudjiastuti, Titik. (2006). Naskah dan Studi Naskah. Jakarta: Akademia.
Said, Najib. (2008). “Runtuhnya Budaya Bangsa (Peta Dekadensi Moral dalam Naskah Wasiat Nabi Kode BR. 26 Koleksi PNRI).” Jurnal Lektur Keagamaan 6 (2).
Sedyawati, Edi, dkk., eds. (2001). Sastra Jawa: Suatu Tinjauan Umum. Jakarta: Balai Pustaka.
DOI: http://dx.doi.org/10.7006/attafahum.v9i2.21367
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Defri Ramadani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





.png)