ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA KONTROL DIRI SISWA DALAM BELAJAR: STUDI KUANTITATIF PADA SISWA SMP

Nabilla Chairunnisa Amanda, Frischa Meivilona Yendi, Lisa Putriani, Lia Mita Syahri

Abstract


Fenomena rendahnya kontrol diri siswa dalam belajar menjadi salah satu masalah umum yang muncul di sekolah. Kondisi ini ditunjukkan melalui perilaku siswa seperti kesulitan mengatur waktu belajar, menunda pengerjaan tugas, mudah terpengaruh ajakan teman, kurang mampu mengendalikan emosi, serta kurang mematuhi aturan belajar di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan  rendahnya kontrol diri siswa dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif. Responden berjumlah 131 siswa SMP Negeri 1 Padang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kontrol diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor internal; yang paling dominan meliputi personal 61,90%, sedangkan faktor eksternal paling dominan meliputi pengaruh sosial 48,85%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh personal dan sosial menjadi faktor yang paling dominan menyebabkan rendahnya kontrol diri siswa dalam belajar, sehingga diperlukan upaya pembinan yang tepat untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan mengontrol dri dalam belajar

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Aroma, I. S., & Suminar, D. R. (2012). Hubungan antara Tingkat Kontrol Diri dengan Kecenderungan Perilaku Kenakalan Remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 1(2), 1-6.

Auliya, M., & Nurwidawati, D. (2014). Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Agresi pada Siswa SMA Negeri 1 Padangan Bojonegoro. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 2 (3), 1–6

Averill. (1973). Personal Control Over Aver-sive Stimuli and It’s Relationship to Stress. Psychological Bulletin, no. 80. P. 286–303.

Baumeister, R. F., Smart, L., & Boden, J. M. (1996). Relation of Threatened Egotism to Violence and Aggression: The Dark Side of High Self-Esteem. Psychological Review, 103(1), 5.

Duri, R. (2021). Perbedaan Kontrol Diri (Self Control) Siswa Ditinjau Dari Perlakuan Orang Tua (Otoriter). At-Taujih: Bimbingan dan Konseling Islam, 4(2), 70-80.

Djaali. (2013). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Fatimah, N. (2021). Peran dukungan sosial terhadap resiliensi siswa belajar dari rumah serta implikasinya dalam bimbingan konseling. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 11(2), 205-217.

Ghufron, N.M., & Risnawita, R. (2016). Teori-teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

Gresham, F. M. (2016). Social Skills Assessment and Instruction for Students with Emotional and Behavioral Disorders. Guilford Press.

Ifdil & Intani, C. P. (2018). Hubungan Kontrol Diri dengan Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia. 4 (2). 65-70

Ituga, A. S. (2017). Efektivitas Teknik Latihan Asertif untuk Meningkatkan Internal Locus of Control Siswa dalam Belajar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 8-14.

Nwagu, E. N., Enebechi, J. C., & Odo, A. N. (2018). Self-Control in Learning for Healthy Living Among Students in a Nigerian College of Education. Sage Open, 8(3).

Oktarina, W., Sukma, D., Syukur, Y., Zola, N., & Syahri, L. M. (2025). Hubungan Self-Regulated Learning dengan Disiplin Belajar Siswa. Counseling and Humanities Review, 5(1), 83-90.

Prayitno. (2012). Jenis Layanan dan Kegiatan Pendukung Konseling. Padang: Fakultas Ilmu Pendidikan UNP.

Prayitno. (2018). Konseling Profesional yang Berhasil: Layanan dan Kegiatan Pendukung. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Prayitno, P., Afdal, A., Ifdil, I., & Ardi, Z. (2017). Layanan Bimbingan Kelompok dan Konseling Kelompok yang Berhasil: Dasar dan Profil. Bogor: Ghalia Indonesia.

Purwasih, R. (2018). Hubungan Kompetensi Kontrol Diri terhadap Kecenderungan Perilaku Agresif Siswa SMK Bengkulu Utara. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan Dan Konseling.

Rianti, D. F., & Rahardjo, P. (2014). Kontrol Diri pada Peserta Didik di SMP Negeri 2 Kutasari, Purbalingga Tahun Pelajaran 2012/2013. Psycho Idea, 12(1).

Rahmi, S. J., & Yendi, F. M. (2024). Kontrol Diri Siswa Dalam Bermain Higgs Domino Island. Consilium, 3(2), 8-18.

Rahmadani, P., Yendi, F. M., Sukma, D., Putriani, L., & Handayani, P. G. (2024). Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Hedonisme Mahasiswa dalam Menggunakan Marketplace. Current Issues in Counseling, 4(1), 131-137.

Rifqa, H., & Sukma, D. (2023). Hubungan Kontrol Diri dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa dan Implikasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. Counseling and Humanities Review, 3(2), 65-73.

Stavrova, O., Ren, D., & Pronk, T. (2022). Low Self-Control: A Hidden Cause of Loneliness. Personality and Social Psychology Bulletin, 48(3), 347–362.

Sentana, M. A., & Kumala, I. D. (2017). Agresivitas dan Kontrol Diri pada Remaja di Banda Aceh. Jurnal Sains Psikologi, 6(2), 51-55.

Sulistia Permata, R., & Netrawati, N. (2024). Gambaran Self Control pada Siswa yang Berasal dari Keluarga Broken Home. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3).

Suryani, N. L. G. (2026). A Studi Deskriptif Tentang Gambaran Kesehatan Jiwa Remaja Awal di SMP Negeri 1 Abiansemal. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 6(1), 455-465.

Sari, I. P., & Yendi, F. M. (2018). Peran Konselor dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Disabilitas Fisik. Schoulid: Indonesian Journal of School Counseling, 3(3), 80.

Sari, S., Yusri, Y., & Said, A. (2017). Kontrol Diri Siswa dalam Belajar dan Persepsi Siswa terhadap Upaya Guru BK untuk Meningkatkan Kontrol Diri. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 2(1), 32-37.

Syukur, Y., Neviyarni, & Zahri, T. N. (2019). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Malang: IRDH.

Tangney, J.P., Baumeister, R. F & Boone, A. L. (2004). High Self-Control Predicts Good Adjustment, Less Pathology, Better Grades, and Interpersonal Success. Journal of Personality. 271-322.

Van Dellen, M.R. (2008). Social, Personal, and Environmental Influences on Self-Control. Duke University.

.

Wendari, W. N., Badrujaman, A., & Sismiati, A. (2016). Profil Permasalahan Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bogor. Insight.

Winkel & Hastuti, Sri. (2005). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi

Waluwandja, P. A., & Dami, Z. A. (2018). Upaya Pengendalian Diri Melalui Layanan Bimbingan Kelompok. Ciencias: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 1(1), 109-123.

Yahaya, A., Ramli, J., Hashim, S., Ibrahim, M. A., Rahman, R. R. R. A., & Yahaya, N. (2009). Discipline Problems Among Secondary School Students in Johor Bahru, Malaysia. European Journal of Social Sciences, 11(4), 659-675.

Yusuf, Syamsu (2006). Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rineka Cipta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/al-irsyad.v16i1.29243

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


bandar slot oyo288 mulia288 slot gacor88 ovo88 https://lineslot88login.com/

bandar togel

choicehomecontractors.com

scatter hitam

slot777

slot88

https://radenfatah.id/

https://garudafood.org/