Dakwah Via Jurnalistik Radio

M. Yoze Rizal Saragih

Abstract


Tulisan ini menguraikan kelebihan media radio sebagai media dakwah karena siaran radio tidak mengenal ruang dan waktu serta jangkauan luas yang cenderung tidak terbatasi apapun. Menjadikan jurnalistik radio sebagai bagian dakwah penting karena pesan dakwah dapat disampaikan ke seluruh khalayak dengan hanya mendengar dengan tujuan untuk perbaikan dan pembangunan mental spiritual sebagaimana tujuan utama dakwah. Dakwah via jurnalistik radio ini tentu saja berkaitan dengan posisi radio yang sampai saat ini terus bertahan dan cenderung berkembang mengikuti segala perubahan yang terjadi, maka menjadikan jurnalistik radio sebagai media dakwah merupakan bagian dari aktualisasi dakwah dalam kehidupan kontemporer.


Keywords


Dakwah; Jurnalistik; Radio; Komunikasi

Full Text:

PDF

References


Effendy, Onong Uchyana, Dinamika Komunikasi (Bandung: Penerbit Aditya Bakti, 1986).

Kuswata, Agustoha, et.al., Komunikasi Islam dari Zaman ke Zaman (Jakarta: Arikha Media Cipta, 1990).

Muhtadi, Asep Saeful, Jurnalistik: Pendekatan Teori dan Praktek (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999).

Rousydy, T. A. Latief, Dasar-dasar Rhetorika Kamunikasi dan Informasi (Medan: Firma Rimbow, 1989).

Sophiaan, Ainur Rofiq,Tantangan Media Informasi Islam: antara Profesionalisme dan Dominasi Zionis (Surabaya: Risalah Gusti, 1993).

Wahidin, Samsul, Filter Komunikasi Media Elektronik (Banjarmasin: Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalimantan Selatan, 2006).

Widodo, Teknik Wartawan Menulis Berita di Surat Kabar dan Majalah (Surabaya: Penerbit Indah, 1997).




DOI: http://dx.doi.org/10.37064/nadwah.v25i1.7481

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 An-Nadwah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.