Dengue Fever Control and Determinants of Dengue Incidence at Huta Rakyat Public Health Center 2024
Abstract
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major public health concern in Indonesia, where it is endemic and frequently leads to outbreaks. Dairi Regency, particularly the Huta Rakyat Public Health Center area, has experienced a marked increase in DHF cases over the past two years. This study aims to analyze the implementation of the dengue control program and identify factors associated with DHF incidence.This research used a sequential explanatory mixed-methods design, beginning with a quantitative phase followed by a qualitative phase to explain and enrich the quantitative findings. The quantitative component employed a cross-sectional survey of 100 respondents, analyzed using logistic regression. The qualitative phase involved 10 in-depth interviews, field observations, and document reviews, with data analyzed through thematic analysis.Quantitative findings indicated that DHF incidence was significantly associated with the waste disposal system (OR = 5.67; 95% CI: 1.773 17.479), attitude (OR = 3.316; 95% CI: 1.032 10.656), and knowledge (OR = 3.057; 95% CI: 1.016 9.198). Poor waste management emerged as the dominant factor, increasing the risk of DHF by 5.67 times. Qualitative findings supported these results, revealing persistent challenges in dengue control, including limited human resources, weak cross-sectoral coordination, irregular community engagement in 3M Plus activities, and a reactive approach that prioritizes fogging only after cases appear. The study recommends strengthening community-based prevention activities, improving waste management through stronger cross-sectoral collaboration, and implementing routine environmental surveillance to inform sustainable intervention planning. These efforts are expected to enhance the effectiveness and long-term sustainability of dengue control in the Huta Rakyat Public Health Center area.
Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Risk Factors, Control, Public Health Center.
Full Text:
PDFReferences
Anggreyani, S., Harahap, D. N., Azzahrah, S. H., & Sipahutar, A. N. A. (2024). Hubungan antara Perilaku Kesehatan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Dbd) di Kampung Nelayan Seberang Desa Paluh Kurau Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Journal of Health and Religion, 1(4), 180–189.
Aprianto, F., Tosepu, R., Azim, L. O. L., Sety, L. O. M., Irma, & Rusliafa, J. (2025). The relationship between environmental sanitation conditions and family behavior and the incidence of dengue hemorrhagic fever in the working area of Puskesmas Lepo-Lepo, Kendari City in 2024. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat, 4(2), 105–111.
Ashar, Y. (2022). Manajemen penyakit berbasis lingkungan. Cipta Media Nusantara.
Asnel, R., Ompusunggu, S. R., & Wartiningsih, P. F. K. (2022). Analisis manajemen pengendalian penyakit demam berdarah dengue (DBD) di puskesmas. Health Care: Jurnal Kesehatan, 11(2), 435–448.
Barek, L. M. A., Pitang, Y., & Herminsih, A. (2020). Faktor lingkungan dan perilaku dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Dusun Kampung Baru Desa Magepanda Wilayah Kerja Puskesmas Magepanda Kabupaten Sikka. Jamhesic, 85–92.
Espiana, I., Lestari, R. M., & Ningsih, F. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku masyarakat tentang pemberantasan sarang nyamuk DBD. Jurnal Surya Med, 8.
Fretes, E. D. D., & H. (2020). Evaluasi pelaksanaan program pencegahan penyakit demam berdarah dengue ditinjau dari aspek input, proses dan output. Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 8, 78–86.
Halid, M. (2022). Edukasi dampak demam berdarah dengue (DBD) dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat di Kelurahan Tanjung Karang Provinsi NTB. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 1(2), 44–52. https://doi.org/10.59025/js.v1i2.9
Harbriyanto, H. T. (2024). Konformitas positif terjadi ketika remaja memilih untuk mengikuti norma kelompok yang mendukung perilaku baik dan produktif. Misalnya, keterlibatan dalam organisasi seperti Pramuka, OSIS, atau kegiatan sosial lainnya dapat memberikan dampak positif. Remaj.
Lestari, D. D. (2024). Pengelolaan sampah dan kejadian demam berdarah dengue. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15(5), 35–38.
Madhe, M. T., Susaldi, Agustina, N., Masturoh, A., Rahmawati, & Aurima, J. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(2), 43–48. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v1i3.23
Malinda, R. (2024). Implementasi model PRECEDE-PROCEED dalam promosi kesehatan perilaku hidup bersih sehat (PHBS). Jurnal Promosi Kesehatan, 0–5.
Masturoh, I., Sugiarti, I., & Riandi, M. U. (2021). Evaluasi sistem surveilans demam berdarah dengue di Kota Tasikmalaya. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 17(1), 57–72. https://doi.org/10.22435/blb.v17i1.4247
Mawaddah, F., Pramadita, S., & Triharja, A. A. (2022). Hubungan kondisi sanitasi lingkungan dan perilaku keluarga dengan kejadian demam berdarah dengue di Kota Pontianak. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 10(2), 215.
Niksan, I. M., Priyatno, A. D., Suryani, L., & Yusnilasari. (2025). Environmental sanitation analysis of dengue fever disease. Lentera Perawat, 6(1), 162–168.
Notoadmojo, S. (2018). Promosi Kesehatan, Teori dan Aplikasinya. CV. Rineka Cipta.
Octaviani, K. M., & Wahyono, T. (2021). Pengaruh tempat penampungan air dengan kejadian DBD di Kabupaten Bangka Barat tahun 2018. Jurnal Vektor Penyakit, 15(1), 63–72.
Organization, W. H. (2024). Joint Child Malnutrition Estimates. World Health Organization.
Putra, M., & Miko, Y. (2021). Association between water containers and dengue hemorrhagic fever in West Bangka District in 2018. Jurnal Vektor Penyakit, 15(1), 63–72.
Putri Sapphira, N., Ngadino, & Sari, E. (2022). Evaluasi program pengendalian vektor DBD di Puskesmas Medokan Ayu Kota Surabaya tahun 2022. Jurnal Hygiene Sanitasi, 2(2), 64–71. https://doi.org/10.36568/hisan.v2i2.32
Rochmawati, E. A. A., Asih, A. Y. P., & Syafiuddin, A. (2021). Analisis perilaku masyarakat dan sanitasi lingkungan dengan kejadian penyakit demam berdarah dengue. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(6), 416–422. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.6.416-422
Safira, D. P., & Devy, S. R. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Terhadap Perilaku Menstrual Hygiene Remaja Putri Tingkat Sekolah Menengah Pertama : A Systematic Review. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 1171–1177, 3(Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research), 1171–1177.
Saragih, I. D., Fahlefi, R., Pohan, D. J., & Hartati, S. R. (2019). Analisis indikator masukan program pemberantasan demam berdarah dengue di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 1(1). https://doi.org/10.30829/contagion.v1i01.4821
Sunaryanti, S. S. H., & Iswahyuni, S. (2020). Hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku dalam pengendalian vektor demam berdarah dengue di Desa Jelok Cepogo Boyolali. Avicenna: Journal of Health Research, 3(1), 92–104. https://doi.org/10.36419/avicenna.v3i1.347
Tansil, M. G., Rampengan, N. H., & Wilar, R. (2021). Faktor risiko terjadinya kejadian demam berdarah pada anak. Jurnal Biomedik, 13(1), 90.
Umbara, B., & Raviola, R. (2020). Analisis pelaksanaan program pengendalian penyakit demam berdarah dengue (P2DBD) di wilayah kerja UPT Puskesmas Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 217–227. https://doi.org/10.31004/prepotif.v4i2.1016
Wulandari, R., Hamidy, R., & Bayhakki, B. (2021). Pengaruh sanitasi lingkungan dan perilaku keluarga terhadap kejadian demam berdarah dengue di Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. SEHATI: Jurnal Kesehatan, 1(2), 57–62.
Yuliandari, D., Arfan, I., Trisnawati, E., Alamsyah, D., & Rizky, A. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan praktik pencegahan DBD. Jurnal Kesehatan, 15.
Yuniar, V. T., Raharjo, M., Martini, M., & Nurjazuli, N. (2024). Hubungan pengetahuan dengan kejadian demam berdarah dengue di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 234–240. https://doi.org/10.14710/jkli.23.2.234-240
DOI: http://dx.doi.org/10.30829/contagion.v7i2.26528
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Aldi Munawar Kaloko, Masdalina Pane, Mido Ester Juniati Sitorus, Donal Nababan, Ester Saripati Harianja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




