Pemikiran Hermeneutika Khaled M. Abou El Fadl: Dari Fikih Otoriter Ke Fikih Otoritatif

M Taufiq, Muhammad Ilham

Abstract


Artikel ini merupakan analisis buku yang ditulis Khaled M. Abou el-Fadl berjudul Speaking in God’s Name: Islamic law, Authority and Women, yang mencoba memaparkan pemikiran Khaled M. Abou El Fadl yang mengusung teori otoritas dengan menggunakan pendekatan hermeneutika sebagai pisau analisis dalam menyikapi persoalan hukum Islam yang berkembang selama ini yang masih dianggap diskriminatif, dalam istilah Khaled M. Abou El Fadl disebut sebagai otoritarianisme interpretasi. Hermeneutika yang Khaled M. Abou El Fadl kembangkan berorientasi pada otoritas penafsiran sebuah teks dengan menegosiasikan teks, pengarang dan pembaca dengan memperhatikan tiga hal, yaitu; kompetensi (autentisitas), penetapan makna, dan perwakilan. Tiga pokok persoalan inilah menurut Khaled M. Abou El Fadl, memainkan peranan penting dalam membentuk pemegang otoritas dalam dikursus keislaman.

 

This article is an analysis of the book written by Khaled M. Abou el-Fadl entitled Speaking in God's Name: Islamic law, Authority and Women, which tries to explain the thoughts of Khaled M. Abou El Fadl who carries the theory of authority by using a hermeneutic approach as an analytical knife in addressing The problems of Islamic law that have developed so far are still considered discriminatory, in Khaled M. Abou El Fadl's terms referred to as interpretation authoritarianism. The hermeneutics that Khaled M. Abou El Fadl developed is oriented towards the authority of the interpretation of a text by negotiating the text, the author and the reader by paying attention to three things, namely; competence (authenticity), determination of meaning, and representation. According to Khaled M. Abou El Fadl, these three main issues play an important role in shaping the authority holders in Islamic discourse.


Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. Amin , “Pendekatan Hermeneutik dalam Studi Fatwa-Fatwa Keagamaan”, dalam kata pengantar. Khaled M. Abou El-Fadl, Atas Nama Tuhan: dari Fiqih Otoriter ke Fiqih Otoritatif, Alih Bahasa: R. Cecep Lukman Yasin, Jakarta: Serambi, 2004.

El-Fadl, Khaled M. Abou, Speaking in God’s Name: Islamic law, Authority and Women, England: Oneword Publication, 2001

Hasan, Muhammad Tolchah, Diskursus Islam Kontemporer, Jakarta : Listafariska Putra, 2003

Kamus Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional: Jakarta, 2008.

Mubarok, Zaki, “Hermeneutika Abou El Fadl Tentang Otoritas Dalam Hukum Islam”, Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, Vol. 05 No. 2, 2017.

Raisul, “Pemikiran Hukum Islam Khaled Abou El Fadl”, Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, Vol. 14, No. 2, 2015.

Rohmanu, Abid, “Khaled Abou El-Fadl Dan Orientasi Humanistik Dalam Studi Fiqh”, Justicia Islamika: Jurnal Kajian dan Hukum Islam, Vol.8, No.2, 2011.

Sofyan, Muhammad, “Konsep Hermeneutika Otoritatif Khaled Abou El-Fadl”, Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, Vol. 9, No. 2, 2015.

Syarifuddin, “Hermeneutika Khaled Abou El Fadl”, Vol.17, No.2, 2015

Setiawan, M. Nur Kholis Setiawan, Emilio Betti dan Hermeneutika Sebagai Auslegung dalam Upaya Integrasi Hermeneutika dalam Kajian Qur’an dan Hadis; teori dan Aplikasi, ed. Syafaatun Al-Mirzanah dan Sahiron

Syamsuddin, Cet.II; Yogyakarta: Lembaga Penelitian Universitas Islan Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2011.

Yasin, R. Cecep Lukman, Atas Nama Tuhan: Dari Fiqih Otoriter ke Fiqih Otoritatif, Jakarta: Serambi, 2004.

Yusriandi, Hermeneutika Hadis Abou El Fadl dalam Hermeneutika Al-Qur’an dan Hadis,ed. Sahiron Syamsuddin, Cet.I; Yogyakarta: elSAQ Press, 2010.




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/taqnin.v3i01.9514

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published By :

Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371.

 

INDEXED BY :