PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN DAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA

Khoirul Huda, Genes Arinta Pratiwi, Manahan Lubis, Nurlita Hawa

Abstract


Artikel ini membahas Pancasila sebagai sistem filsafat yang memiliki kedudukan sentral dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, tetapi juga sebagai pandangan hidup yang mencerminkan nilai-nilai universal bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yaitu menganalisis literatur terkait filsafat Pancasila, baik yang bersifat normatif, historis, maupun konseptual. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat terletak pada susunan sila-silanya yang hierarkis dan saling berhubungan secara organis. Melalui pendekatan filsafat, Pancasila dapat ditelaah dalam tiga aspek pokok, yaitu dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Dasar ontologis Pancasila menekankan keberadaan manusia Indonesia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki dimensi individual sekaligus sosial. Dasar epistemologis menegaskan cara bangsa Indonesia memperoleh kebenaran melalui musyawarah, rasionalitas, dan semangat kebersamaan. Sementara itu, dasar aksiologis Pancasila menekankan nilai-nilai etis yang menjadi pedoman dalam mewujudkan keadilan sosial, persatuan, dan kerakyatan. Dengan demikian, Pancasila sebagai sistem filsafat tidak hanya memiliki fungsi normatif, melainkan juga sebagai pedoman aktual yang relevan dalam menjawab tantangan globalisasi, modernisasi, dan penetrasi ideologi asing. Kajian ini menegaskan bahwa pemahaman filosofis terhadap Pancasila sangat penting dalam membangun karakter bangsa, menjaga identitas nasional, dan memperkuat integrasi sosial di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

 


Keywords


Pancasila, sistem filsafat, ontologis, epistemologis, aksiologis, ideologi bangsa

References


Aglia, A., & Saputra, M. P. A. The role of Pancasila as a political ethical system: Understanding Indonesia’s ideological foundation and moral guidance. International Journal of Humanities, Law and Politics, 2(3). 2024.

Hastangka, & Ediyono, S. Pancasila education in Indonesia: The debate on Pancasila in the post reform era between legitimation, recognition, and institutionalization during 2000– 2021. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(1). 2023.

Jurnal Islamic Studies. Pancasila sebagai sistem filsafat. JIS: Journal Islamic Studies. 2024. Kaelan. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma. 2002.

Kaelan. Filsafat Pancasila: Pandangan hidup bangsa Indonesia. Yogyakarta: Liberty. 2013

Latif, Y. Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia. 2011.

Notonagoro. Pancasila secara ilmiah populer. Jakarta: Pantjuran Tudjuh. 1975.

Prasojo, S. Dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat. [PDF]. Universitas Esa Unggul, 2020

Salwa Nakita, D., & Wardi, S. (2025). ANALISIS POLITIK HUKUM TERHADAP PENERAPAN ASAS KEADILAN DALAM HUKUM ISLAM DI INDONESIA. Sharia Law and Justice Journal , 1(1), 1–22. https://doi.org/10.30821/slj.v1i1.1

Sapientia. 2025.

Sihombing, E. S., et al. Pancasila sebagai landasan filosofis hukum negara Indonesia.

Wardi, S. (2025). Peran Strategis Ekonomi Syariah dalam Pembangunan Nasional: Analisis Prinsip, Implementasi, dan Tantangan Kontemporer. Sharia Law and Justice Journal , 1(2). https://doi.org/10.30821/slj.v1i2.24

Yulianti, S. Filsafat Pancasila dalam pendidikan di Indonesia. Jurnal Media Ilmu Administrasi (JMIA). 2024.

Zulfikar, R. Reaktualisasi Pancasila sebagai landasan filosofis hukum. Governance. 2024.

Zulkarnaen, I.Kajian Pancasila sebagai pilar filosofis demokrasi Indonesia dalam pembentukan kebijakan hukum yang berkeadilan. Aliansi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa. 2025.

Zulkarnain, M. Pancasila sebagai filsafat ilmu nasional. De Cive. 2024.




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/ijtimaiyah.v9i2.27956

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya

Indexed by:

Information For Readers | Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA)