DINAMIKA KAJIAN AL-QUR’AN DI INDONESIA

Taufikurrahman Taufikurrahman

Sari


Dalam jaringan intelektual yang ada di masa kini, pergumulan umat Islam Indonesia dengan al-Qur’an menjadi demikian intens. Al-Qur’an sumber rujukan dalam berislam diurai maknanya dan ditafsirkan, lalu disebar-luaskan ajaran-ajarannya kepada masyarakat. Upaya ini semakin menemukan signifikansinya ketika muncul angin pembaruan yang digalorakan oleh Muhammad Abduh dan Jamaluddin al-Afghani dengan semangat: Kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis. Oleh sebab itu al-Qur’an selalu memberikan makna baru bagi setiap orang yang hendak menafsirkannya, ketika kita mau bicara suatu masalah dalam masyarakat, maka di dalam al-Qur’an sudah ada masalah itu dan sudah di jawab al-Qur’an itu sendiri. Artinya, al-Qur’an sudah menjawab semuanya tergantung penafsir yang akan menentukan bagaimana masalah itu dilakukan sesuai dengan konteks masalahnya.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.9876/jia.v2i1.4849

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.