HAK PEROLEHAN ANAK PEREMPUAN DALAM PEMBAHAGIAN WARISAN MENURUT MUNAWIR SJADZALI (Studi Implementasi Pembagian Harta Warisan Dalam Tradisi Suku Batak Muslim dan Suku Minang di Kota Sidikalang)

Muhammad Sanif Sukiati Pagar

Abstract


This study describes the thoughts and arguments of Munawir Sjazali through the idea of reactivating Islamic law in inheritance law. Where girls get the same rights as boys equal 1: 1 which is associated with the implementation study of the distribution of inheritance in the traditions of the Muslim Batak tribe and the Minang tribe in the City of Sidikalang.The type of research in writing this thesis is empirical juridical research. With field and library data collection techniques. The data collection tools are document studies, interviews and observations. Then the data is processed and analyzed descriptively.The results of the research obtained were: First, Munawir Sjadzali gave equal rights between male and female heirs 1: 1. Based on the arguments of the sociological-historical aspects of humanity, that is worldly benefit which will bring humanity to the benefit of ukhrawi. Secondly, in the tradition of the Muslim Batak tribe and the Minang tribe in the City of Sidikalang the system of inheritance distribution has shifted from customary law to a system of deliberation caused by factors: economic factors, educational factors, factors to maintain the integrity of kinship, factors maintaining the integrity of the fraternity . Third, the implementation or implementation of the distribution of inheritance equals 1: 1 in the tradition of the Muslim Batak tribe and the Minang tribe in Sidikalang city explicitly or markedly not initiated or influenced by Munawir Sjadzali's thoughts, but implicitly or implicitly has the same spirit values as Munawir's thinking Sjadzali.


Full Text:

PDF

References


Afdol. Penerapan Pemikiran Munawir Sjadzali : Polemik Reaktualisasi Ajaran Islam. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1989.

Ali, Zainuddin. Pelaksanaan Hukum Waris di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2008.

Ash-Shiddiqiy, T.M. Hasbi. Fiqh Mawaris. (Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra, 2010.

---------. Fiqhul Mawaris. Jakarta: Bulan Bintang, 1973.

Asy-Syaukani. Nailul Authār al-Usmaniyah. jilid VI. Mesir: al-Mishriyyah, t.t.

Azam, Saiful. Pluralisme Hukum Waris di Indonesia, 2002 (oline) http, hukum waris.com diambil pada taggal: 25 Januari 2012.

Bisri, Cik Hasan. Kompilasi Hukum Islam dan Peradilan Agama dalam Sistem Hukum Nasional. Jakarta : Logos, 1999.

Departemen Agama RI. Al-Aqur‟an dan Terjemahnya. Bandung: CV. Diponegoro, 2010.

Erfaniah. Peradilan. Jakarta: Logos, 1989.

Haar, Ter. Asas-Asas dan Susunan Hukum Adat, terj. Subakti Pusponoto. Jakarta: Pradya Paramita, 1989.

Habiburrahman. Rekontruksi Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia. Jakarta: Kementrian Agama RI, 2011.

Hadikusuma, Himan. Hukum Perkawinan Indonesia Menurut Perundang-Undangan Hukum Adat dan Hukum Agama. Bandung: Mandar Maju, 2003.

Harun, Badriyah. Panduan Praktis Pembagian Waris. Yogyakarta: Pustaka Yustisia, 2009.

H.R. Otje Salman S dan Musthafa Haffas. Hukum Waris Islam. Bandung: PT. Refika Aditama, 2006.

Ibnu Abidin. Hasyiyah Rad al-Mukhtar ‘ala ad-Dur al-Mukhtar. Jilid V. Mesir: al-Bab al-Halabi, t.t.

Ibnu Assayyid, Abdullah Malik Kamal. Sahih Fikih Sunnah, terj. Khairul Amru dan Faisal Saleh. Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.

Ibnu Alhumam, Kamaluddin. Fathu al Qadir, jilid IX. Mesir:Mustafa Albabi, 1970.

Idris Djakfar dan Taufik Yahya. Kompilasi Hukum Kewarisan Islam. (Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya, 1995).

Kuntjaraningrat. Skema dari Pengertian-Pengertian Baru untuk Mengenal Sistim Kekerabatan. Jakarta: Laporan Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional, 1989.

Munawwir, A. W.. Kamus al-Munawwir: Arab Indonesia Terlengkap. Surabaya: Pustaka Progresif, 1997.

Rafiq, Ahmad. Fiqh Mawaris. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1993.

Rahman, Fatchur. Ilmu Waris. Bandung: PT al-Ma’arif, 1981.

Ramulyo, M. Idris. Suatu Perbandingan antara Ajaran Sjafi’i dan Wasiat Wajib di Mesir tentang Pembagian Harta Warisan untuk Cucu menurut Islam. Majalah Hukum dan Pembangunan No. 2 Thn. XII. Jakarta: FHUI, 1982.

Sabiq, Sayyid. Fiqh as-Sunnah, jilid. III. Beirut: Daru Alkitabi al Arabi,1971.

Salim, Nasrun. Hukum Adat Perkawinan. Surabaya: Sumber Ilmu, 1990.

Sjadzali, Munawir. kontekstualisasi Ajaran Islam, 70 Tahun Prof. Munawir Sjadzali. Jakarta: IPHI dan Paramadina, 1995.

----------. Polemik Reaktualisasi Ajaran Islam, cet.1. Jakarta: Pustaka Panji Mas, 1988.

----------. Lembah Kemiskinan, dalam Kontekstualisasi Ajaran Islam: 70 tahun Prof. Dr. H. Munawir Sjadzali, MA. Jakarta: Yayasan Paramadina, 1995.

----------. Bunga Rampai Wawasan Islam Dewasa Ini. Jakarta: UI Press, 1994.

----------. Ijtihad kemanusiaan. Jakarta: Paramadina, 1997.

Sarmadi, A. Sukris. Dekonstruksi Hukum Progresif Ahli Waris Pengganti Dalam Kompilasi Hukum Islam. Yogyakarta: Aswaja Presindo, 2012.

Seluruh Sampel. Wawancara. Sidikalang: 1-18 Februari 2019.

Soekanto. Meninjau Hukum Adat Indonesia. Jakarta: Soeroengan, 1980.

Sunggono, Bambang. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002.

Suparman, Eman. Hukum Waris Indonesia (Dalam Perspektif Islam, Adat dan BW). Bandung: Rafika Aditama, 2005.

Suwondo, Nani. Kedudukan Wanita Indonesia Dalam Hukum dan Masyarakat. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1981.

Syarifuddin, Amir. Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Adat Minangkabau. Jakarta: Gunung Agung, 1984.

Tanameh, DH. Bagindo. Hukum Adat dan Adat Minangkabau. Jakarta: Pusaka Asli, 1990.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1989.

Tim Redaksi Nuansa Aulia. Kompilasi Hukum Islam cet. 3. Bandung: Nuansa Aulia, 2011.

Wiranata, I Gede A.B. Hukum Adat Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2005.

Yahya, M. Samhuji. Hukum Waris Dalam Syari‟at Islam, Bandung: CV. Diponegoro, 1988.

Zahari, Ahmad. Hukum Kewarisan Islam. Pontianak: FH. Intan Press, 2008.

mu seimbang


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Indexed by: