ALHIKMAH SEBAGAI KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Ahmad Tamrin Sikumbang

Abstract


Abstrak islam merupakan agama yang sempurna dalam mengatur segala aspek kehidupan, termasuk
tentang komunikasi dengan terminologi yang berbeda. Di antaranya adalah al-hikmah sebagai
metode dakwah. Dakwahbi al-hikmah adalah dakwah dengan bijak, yaitu dakwah yang memperhatikan
suasana, situasi dan kondisi, menggunakan metode yang relevan, realistis sesuai dengan tantangan
yang dihadapi, serta memperhatikan kadar kebutuhan dan tingkatan pemikiran. Terminologi alhikmah
dalam al-Qur’an sedikitnya ada 20 kali dan terdapat dalam 12 surah. 6 diturunkan di
Makkah dan 13 di Madinah. Dalam setiap surah kata al-hikmah disebutkan sekali, kecuali dalam
Q.S. al-Baqarah[2]: 269 dua kali. Dalam ilmu komunikasi sendiri terdapat komponen-komponen
komunikasi yakni adanya komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. Dan komponen-komponen
tersebut terpenuhi maka komunikasi yang ada akan berjalan dengan efektif. Dan dalam konteks
komunikasi, al-hikmah adalah komunikasi persuasif, yaitu komunikasi mengajak, membujuk, dan
merayu, dilakukan lemah lembut tanpa menggunakan kekerasan, dengan menempatkan berbagai
komponen komunikasi secara tepat dan proporsional, sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai.
Pendekatanal-hikmah dalam komunikasi memanglah sebuah keharusan ditengah masyarakat global
yang multikuktural karena pendekatan inilah yang paling sesuai dan merupakan anjuran Al Qur’an
dalam berdakwah. Al hikmah (dimaknai apapun) selalu sesuai dan mampu beradaptasi dalam
setiap suasana dan situasi medan dakwah. Dan kaitannya dengan komunikan maka pendekatan
al hikmah ini mempunyai makna yang mendalam dalam menarik simpati dan empati komunikan
dan cocok diberikan kepada mereka yang memiliki kemampuan berpikir yang baik.
Kata Kunci: Al-Hikmah dan Komunikasi Persuasif

References


DAFTAR PUSTAKA

Abidin , Achmad Anwar,Ilmu Pendidikan Islam: Kajian Komunikasi dan Upaya pencegahan Penyimpangan

Seksual (Malang: Humanis, 2019),

Anas, Ahmad, Paradigma Dakwah Kontemporer (Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2006).

Brown, J.A.C, “Techniques of Persuasion”, dalam Bambang S. Ma’arif, Komunikasi Dakwah Paradigma

untuk Aksi (Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2010).

Effendy, U Onong, Dinamika Komunikasi (Bandung: Rosdakarya, 1992).

Effendy, U Onong, Kamus Komunikasi (Bandung: Mandar Maju, 1992).

Fuad ‘Abd al-Bâqî, Muhammad, al-Mu‘jam al-Mufahras li al-Fâz al-Qur’ân al-Karîm (Bandung:

Diponegoro, tt.).

Hasjmy, A, Dustur Dakwah Menurut al-Qur’an (Jakarta: Bulan Bintang, 1974).

Ma’arif, S. Bambang, Komunikasi Dakwah Paradigma untuk Aksi (Bandung: Simbiosa Rekatama

Media, 2010).

Mahali, A. Mujab, Asbabun Nuzul: Studi Pendalaman al-Qur’an (Jakarta: Raja Grafindo, 2002).

Mahalli, jalal al-Din, dan al-Suyuti, Jalal al-Din, Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azim (Semarang: Toha Putra,

tt.).

Maraghî, Mustafa, Tafsîr al-Maraghî, vol. v (Mesir: Mustafâ al-Babî al-Halabî, 1946).

Qutub, Sayyid, Fiqih Dakwah (Jakarta: Pustaka Amini, 1995).

Rakhmat, Jalaluddin, Psikologi Komunikasi (Bandung: Remaja Rosdakarya, 1996).

Suparta, Munzier, Metode Dakwah (Jakarta: Prenada Media, 2006).

Tasmara, Toto, Komunikasi Dakwah (Jakarta: Media Gaya Pratama, 1997).

Zuhailî, Wahbah, Tafsîr al-Munîr, vol. xiii (Beirut: Dâr al-Fikr al-Mu‘asirah, 1990).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.