Efek Peltier Dalam Termoelektrik Sebagai Solusi Alternatif Teknologi Pendingin Berbasis Mikrokontroler ATmega328
Abstract
Teknologi pendingin konvensional umumnya menggunakan kompresor yang memakan tempat dan kurang fleksibel untuk kebutuhan portabel. Penelitian ini bertujuan merancang lemari pendingin pintar (smart refrigerator) mini yang hemat energi dan ramah lingkungan menggunakan efek Peltier sebagai alternatif pengganti kompresor. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan merancang perangkat keras berbasis mikrokontroler ATmega328 dan menerapkan metode Pulse Width Modulation (PWM) untuk menjaga stabilitas suhu. Sistem dirancang menggunakan sensor suhu, modul termoelektrik (Peltier), dan antarmuka LCD untuk pengaturan set-point suhu secara digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu mencapai suhu target 10°C dengan waktu respon rata-rata antara 17 hingga 22 menit dan error steady state sebesar 1%. Pengujian sensor suhu menunjukkan tingkat akurasi tinggi dengan rata-rata penyimpangan hanya 2,29%. Kesimpulannya, penggunaan efek Peltier yang dikendalikan oleh mikrokontroler efektif sebagai solusi pendingin portabel yang stabil dan ramah lingkungan.
Kata kunci: Termoelektrik, Efek Peltier, Mikrokontroler ATmega328, PWM, Lemari Pendingin Pintar
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.30829/algoritma.v2i1.28647
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Indexing:
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
|
Algoritma: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





