PENDIDIKAN ISLAM DI TANAH MELAYU: Sistem Pendidikan Madrasah al-Jam’iyatul Chalidiyah di Langkat, 1941-2016

Rafika Nisa

Abstract


Abstrak: Artikel ini mengkaji sistem pendidikan di Madrasah Al-Jam’iyatul Chalidiyah di Langkat. Kajian ini dilatari oleh keyakinan bahwa ada banyak lembaga pendidikan Islam yang didirikan sepanjang era kolonial, dan terus bertahan sampai era kemerdekaan. Secara khusus, kajian ini hendak meneliti eksistensi Madrasah Al-Jam’iyatul Chalidiyah ditinjau dari perspektif ilmu pendidikan Islam, sehingga akan dianalisa tujuan, pendidik dan peserta didik, kurikulum, metode, dan fasilitas pendidikan madrasah ini. Objek kajian akan didekati dengan pendekatan sejarah, dan data penelitian diperoleh melalui kegiatan telaah dokumen. Kajian ini menemukan bahwa sistem pendidikan di Madrasah Al-Jam’iyatul Chalidiyah telah mengalami banyak perubahan setelah berusia 75 tahun yang dapat dibagi menjadi tiga fase, yakni fase sebelum kemerdekaan Indonesia, sesudah kemerdekaan Indonesia dan reformasi. Kajian ini diyakini dapat memperkaya referensi dalam bidang sejarah pendidikan Islam di luar Jawa, khususnya di dunia Melayu.

Abstract: Islamic Education in Malay Land: The Education System of Madrasah al-Jam’iyatul Chalidiyah in Langkat, 1941-2016. This article examines the education system at Madrasah Al-Jam'iyatul Chalidiyah in Langkat. This study is based on the belief that there are many Islamic educational institutions established throughout the colonial era, and continue to survive until the era of independence. In particular, this study will examine the existence of Madrasah Al-Jam'iyatul Chalidiyah from the perspective of Islamic education science, so that will be analyzed purposes, educators and learners, curriculum, methods, and educational facilities of this madrasah. The object of the study will be approached with a historical approach, and research data is obtained through document review activities. This study found that the education system at Madrasah Al-Jam'iyatul Chalidiyah has undergone many changes after 75 years of age which can be divided into three phases, the pre-independence phase of Indonesia, after Indonesian independence and reform. This study is believed to enrich references in the history of Islamic education outside Java, especially in the Malay world.

Kata Kunci: sistem pendidikan, madrasah, Melayu, Langkat, Al-Jam’iyatul Chalidiyah

Full Text:

PDF

References


Al Rasyidin. “Islamic Organizations in North Sumatra: The Politics of Initial Establishment and Later Development,” dalam Journal of Indonesian Islam, Vol. 10, No. 1, 2016.

Butar-Butar, Arwin Juli Rakhmadi. “Kajian Ilmu Falak di Indonesia: Kontribusi Syaikh Hasan Maksum dalam Bidang Ilmu Falak,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 1, No. 1, 2017.

Daulay, Haidar P. Sejarah Pertumbuhan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia, cet. 4. Jakarta: Kencana Prenada Media, 2014.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Depag Republik Indonesia. Kumpulan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah RI Tentang Pendidikan. Jakarta: t.p., 2007.

Herdianto. “Pendidikan Islam Pada Masa Kesultanan Langkat: Studi Historis Pendidikan Islam Pada Masa Kesultanan Langkat tahun 1870-1945).” Tesis: Program Pascasarjana IAIN Sumatera Utara, 2007.

Husin, Djohar Arifin. Sejarah Kesultanan Langkat. Medan: Yayasan Bangun Langkat Sejahtera, 2013.

Imanuddin K. Sejarah Ringkas Masjid ‘Azizi Tanjung Pura. Tanjung Pura: t.p., 1986.

Ja’far. “Al Jam’iyatul Washliyah dan Problem Kepemimpinan Non Muslim dan Perempuan,” dalam Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, Vol. 17, No. 2, 2017.

Ja’far. “Khazanah Kitab Kuning di Madrasah Al Jam‘iyat Al Washliyah,” dalam al-Thariqah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 2, No. 2, 2017.

Ja’far. “Tarekat dan Gerakan Sosial Keagamaan Shaykh Hasan Maksum,” dalam Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 5, No. 2, 2015.

Pohl, Florian. “Islamic Education and Civil Society: Reflections on the Pesantren Tradition in Contemporary Indonesia,” dalam Comparative Education Review, Vol. 50, Issue 3, 2006.

Saeed, Abdullah. “Towards Religious tolerance through Reform in Islamic Education: The Case of the State Institute of Islamic Studies of Indonesia,” dalam Indonesia and the Malay World, Vol. 27, Issue 9, 1999.

Said, Fuad. Syekh Abdul Wahab: Tuan Guru Babussalam, cet. 3. Medan: Pustaka Babussalam, 1983.

Saragih, Aliman. “Kontribusi Al Jam’iyatul Washliyah terhadap Kemerdekaan Indonesia (1930-1950), dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 40, No. 1, 2016.

Siddik, Dja’far. et al., “Lembaga-lembaga Pendidikan Al Washliyah: Tipologi, Eksistensi, dan Problematika.” Medan: IAIN Press, 2010.

Sinar, Tengku Luckman. Medan Tempo Doeloe. Medan: t.p., 1991.

Sirozi, Muhammad. “Secular–Religious Debates on the Indonesian National Education System: Colonial Legacy and a Search for National Identity in Education,” dalam Intercultural Education, Volume 15, 2004-Issue 2, 2010.

Srimulyani, Eka. “Muslim Women and Education in Indonesia: The pondok pesantren experience,” dalam Asia Pacific Journal of Education, Vol. 27, Issue 1, 2007.

Steenbrink, Karel A. Pesantren Madrasah Sekolah: Pendidikan Islam dalam Kurun Moderen. Jakarta: LP3ES, 1986.

Tanjung, Muaz. Maktab Islamiyah Tapanuli 1918-1942: Menelusuri Sejarah Pendidikan Islam Awal Abad ke-20 di Medan. Medan: IAIN Press, 2012.

Umar. “Eksistensi Pendidikan Islam di Indonesia: Perspekstif Sejarah Pendidikan Nasional,” dalam Lentera Pendidikan, Vol. 19, No. 1, 2016.

Zuhairini et. al. Metodik Khusus Pendidikan Agama: Dilengkapi dengan Sistem Modul dan Permainan Simulasi. Surabaya: Usaha Nasional, 1983.

Zuhdi, Muhammad. “Modernization of Indonesian Islamic Schools’ Curricula, 1945–2003,” dalam International Journal of Inclusive Education, Volume 10, 2006-Issue 4-5, 2006.

Zuhdi, Sulaiman. Langkat dalam Kilatan Selintas Jejak Sejarah dan Peradaban. Stabat: t.p., 2013.

Wawancara:

Mu’allimah Hj. Jalilah Yahya (Ka. Sekolah Pertama dan Ketua Bidang Pendidikan Al-Jam’iyatul Chalidiyah).

H. T. Syah Johan (Penerus Kejuruan Stabat).

Hj. Nurainun (Alumni Mensen School dan Tajhiziyah Al-Jam’iyatul Chalidiyah).

OK. Mahmuddin, BA. (Tokoh masyarakat dan saksi hidup masa pemerintahan Kejuruan Stabat H. T. Muhammad Chalid).

H. Ibnu Kasir (Ketua BKM Mesjid Raya Stabat dan wartawan senior).

Hj. Roslaini (Alumni PGA Al-Jam’iyatul Chalidiyah).

Ibunda Mahyurani (Saksi hidup masa pemerintahan Kejuruan Stabat H. T. Muhammad Chalid).

Ayahanda Edi Suanto (Saksi hidup masa pemerintahan Kejuruan Stabat H. T. Muhammad Chalid).

T. Syafiatul Husna (Putri Bungsu Kejuruan Stabat H. T. Muhammad Chalid).

Khairiyah, S. Ag. (Ka. MTs. Al-Jam’iyatul Chalidiyah).

M. Agustamam, S. Sos. (Ka. MAS Al-Jam’iyatul Chalidiyah).

Khuzaimah, S. Pd.I. (KTU Yayasan Al-Jam’iyatul Chalidiyah).




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/jcims.v1i2.1033

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Indexed by: